SERTU SALEH TURUN LANGSUNG! BABINSA KORAMIL 1617/GBW PERKUAT KEAMANAN DAN KETAHANAN PANGAN DI DESA SUMBON
Indramayu – Peran aktif aparat teritorial kembali terlihat nyata di wilayah Kabupaten Indramayu. Babinsa Desa Sumbon, Sertu Saleh, anggota Koramil 1617/Gabuswetan (GBW), turun langsung melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama perangkat desa di Desa Sumbon, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, Jumat (27/2/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara TNI dan aparatur pemerintahan desa, sekaligus meningkatkan kewaspadaan serta kepedulian masyarakat terhadap lingkungan dan keamanan.
Dalam kegiatan Komsos tersebut, Sertu Saleh menyampaikan sejumlah poin penting yang menjadi perhatian bersama, terutama di tengah musim penghujan dan dinamika sosial masyarakat desa.
Salah satu penekanan utama adalah pentingnya laporan cepat apabila terjadi kejadian menonjol di lingkungan masyarakat. Ia mengajak seluruh warga untuk tidak ragu berkoordinasi dengan Babinsa maupun Bhabinkamtibmas apabila menemukan potensi gangguan keamanan maupun persoalan sosial.
“Kami menghimbau agar setiap kejadian yang menonjol segera dilaporkan. Sinergi antara masyarakat, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas sangat penting untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Sertu Saleh dalam pertemuan tersebut.
Menurutnya, deteksi dini dan cegah dini menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas wilayah. Dengan komunikasi yang intens dan terbuka, berbagai potensi konflik maupun gangguan keamanan dapat diminimalisir sejak awal.
Selain soal keamanan, Babinsa juga menyoroti pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, terutama di tengah curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Ia menghimbau perangkat desa untuk terus mengingatkan warga agar menjaga kebersihan, baik di dalam maupun di luar rumah.
Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah terjadinya genangan air yang berpotensi menyebabkan banjir maupun munculnya penyakit akibat lingkungan yang tidak sehat.
“Musim hujan seperti sekarang ini perlu diantisipasi bersama. Jangan sampai saluran air tersumbat karena sampah. Kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.
Imbauan tersebut mendapat respons positif dari perangkat desa yang hadir. Mereka menyatakan siap mendukung upaya Babinsa dalam mengedukasi masyarakat, termasuk melalui kegiatan kerja bakti dan sosialisasi rutin di tingkat RT dan RW.
Tak hanya itu, dalam Komsos tersebut Sertu Saleh juga mengajak seluruh elemen desa untuk bersama-sama mendukung dan menyukseskan program ketahanan pangan nasional. Ia menekankan bahwa desa memiliki peran strategis dalam mendukung ketersediaan pangan, baik melalui pemanfaatan lahan pekarangan maupun optimalisasi potensi pertanian.
Menurutnya, ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah pusat, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat di tingkat desa.
“Kita harus bersama-sama mendukung program ketahanan pangan nasional. Desa memiliki potensi besar untuk berkontribusi, mulai dari pemanfaatan lahan kosong hingga penguatan kelompok tani,” jelasnya.
Kegiatan Komsos ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dialog terbuka. Para perangkat desa menyampaikan sejumlah masukan serta kondisi aktual di lapangan, sehingga komunikasi dua arah terjalin dengan baik.
Kehadiran Babinsa dalam forum seperti ini dinilai sangat penting sebagai bentuk pembinaan teritorial yang berkesinambungan. Melalui komunikasi sosial yang intens, berbagai persoalan di masyarakat dapat dipetakan sekaligus dicarikan solusi bersama.
Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan aman dan lancar tanpa kendala berarti. Sinergitas antara Babinsa dan aparatur desa pun semakin solid.
Kegiatan ini kembali menegaskan komitmen TNI AD, khususnya melalui peran Babinsa di wilayah, untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendorong kesadaran kolektif dalam menjaga lingkungan serta memperkuat ketahanan pangan.
Dari Desa Sumbon, semangat kolaborasi antara aparat dan masyarakat kembali digaungkan. Sertu Saleh membuktikan bahwa pendekatan humanis dan komunikasi yang intens menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas serta mendorong kemajuan desa secara menyeluruh.
