Anggota Koramil Anjatan Evakuasi Pria 53 Tahun Ditemukan Meninggal Tenggelam di Tutupan Air Desa Kopyah Anjatan
INDRAMAYU — Warga Desa Kopyah, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, digegerkan dengan penemuan sesosok jenazah pria yang ditemukan tenggelam di area corong wedo atau tutupan air tengah, Senin (2/3/2026) siang. Korban diketahui merupakan warga setempat yang diduga meninggal akibat tenggelam.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 12.15 WIB ketika seorang warga bernama Doni (40), seorang petani, melihat adanya tubuh manusia yang mengapung di tutupan air tengah. Menyadari adanya kejadian tersebut, saksi segera memberi tahu warga sekitar.
Informasi itu kemudian ditindaklanjuti oleh Amir (40), warga lainnya yang langsung mendatangi lokasi kejadian untuk memastikan kondisi di tempat kejadian perkara (TKP). Setelah memastikan adanya jenazah, ia segera melaporkan temuan tersebut kepada pemerintah desa dan aparat kepolisian setempat.
Mendapat laporan dari warga, aparat gabungan segera bergerak menuju lokasi. Personel Polsek Anjatan yang dipimpin Aiptu Rian bersama anggota, Babinsa Desa Kopyah Kopka Ito Rasito, serta Kuwu Desa Kopyah Ajo langsung melakukan pengecekan di TKP.
Setibanya di lokasi, petugas memastikan bahwa korban telah meninggal dunia dalam kondisi tenggelam di area tutupan air. Aparat kemudian bersama warga melakukan proses evakuasi jenazah untuk penanganan lebih lanjut.
Jenazah selanjutnya dibawa ke Klinik Bidan Cici guna pemeriksaan awal sebelum diserahkan kepada pihak keluarga. Setelah itu, korban kembali dibawa untuk penanganan lanjutan oleh tenaga medis dari Puskesmas Anjatan.
Berdasarkan identifikasi awal, korban diduga bernama Tarsiman (53), warga Gang Delima RT 06/RW 04, Desa Kopyah, Kabupaten Indramayu. Saat ditemukan, korban sudah dalam keadaan meninggal dunia.
Dalam penanganan kejadian tersebut, aparat melakukan sejumlah langkah, di antaranya melaporkan kejadian kepada komando atas, mendatangi lokasi kejadian, mengumpulkan keterangan saksi, membantu proses evakuasi, serta menyerahkan proses penyelidikan lebih lanjut kepada pihak Polsek Anjatan.
Babinsa Desa Kopyah Kopka Ito Rasito mengatakan kehadiran aparat di lokasi bertujuan memastikan proses evakuasi berjalan aman sekaligus membantu masyarakat yang berada di sekitar lokasi kejadian.
“Kami bersama aparat kepolisian dan pemerintah desa langsung turun ke lokasi setelah menerima laporan warga untuk memastikan penanganan berjalan cepat dan aman,” ujarnya.
Peristiwa penemuan jenazah tersebut sempat menarik perhatian warga sekitar yang berdatangan ke lokasi. Aparat kemudian mengimbau masyarakat agar tetap menjaga ketertiban dan memberikan ruang bagi petugas melakukan penanganan.
Sekitar pukul 14.00 WIB, seluruh rangkaian penanganan awal selesai dilaksanakan. Situasi di lokasi kejadian terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti korban tenggelam, sementara keluarga korban telah menerima jenazah untuk proses pemakaman.
