Anggota Koramil Haurgeulis Turun Langsung Pantau Harga Sembako, Temukan Kenaikan dan Penurunan di Sejumlah Komoditas
Indramayu — Upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok terus dilakukan jajaran TNI di wilayah teritorial. Anggota Koramil 1615/Haurgeulis, Serka Rohman, turun langsung ke lapangan untuk melaksanakan pemantauan harga sembako di pasar daerah Haurgeulis serta kios-kios di wilayah Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Senin (30/3/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB ini bertujuan untuk memastikan kondisi harga kebutuhan pokok masyarakat tetap terkendali, sekaligus mengantisipasi adanya lonjakan harga yang dapat berdampak pada daya beli masyarakat. Pemantauan dilakukan secara langsung ke sejumlah kios dan toko sembako di desa binaan.
Dalam kegiatan tersebut, Serka Rohman berinteraksi langsung dengan para pedagang guna memperoleh data harga terkini serta mengetahui dinamika yang terjadi di lapangan. Pendekatan ini dinilai efektif dalam mendapatkan informasi yang akurat dan aktual terkait kondisi pasar.
Berdasarkan hasil pemantauan, sejumlah komoditas mengalami perubahan harga, baik kenaikan maupun penurunan. Untuk beras medium, harga tercatat mengalami penurunan dari Rp13.200 menjadi Rp13.000 per kilogram. Sementara itu, harga minyak goreng tetap stabil di angka Rp17.000 per kilogram.
Komoditas lain seperti jagung dan kedelai lokal juga terpantau stabil, masing-masing berada di harga Rp13.000 dan Rp10.000 per kilogram. Namun, terjadi kenaikan pada harga gula pasir yang sebelumnya Rp17.000 menjadi Rp17.500 per kilogram.
Di sisi lain, harga bawang merah mengalami penurunan cukup signifikan dari Rp35.000 menjadi Rp30.000 per kilogram, sedangkan bawang putih tetap stabil di angka Rp40.000 per kilogram. Untuk komoditas telur ayam, tercatat mengalami kenaikan dengan harga mencapai Rp32.000 per kilogram.
Adapun harga daging sapi masih berada di angka Rp140.000 per kilogram tanpa perubahan, sementara daging ayam mengalami penurunan dari Rp37.000 menjadi Rp35.000 per kilogram. Fluktuasi harga ini dinilai masih dalam batas wajar dan belum menunjukkan gejolak yang signifikan di pasaran.
Kegiatan pemantauan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Kehadiran anggota Koramil di tengah aktivitas pasar diharapkan mampu memberikan rasa aman serta mencegah praktik-praktik yang dapat merugikan masyarakat, seperti penimbunan barang atau permainan harga.
Selain melakukan pengecekan harga, Serka Rohman juga memberikan imbauan kepada para pedagang agar tetap menjaga kestabilan harga dan tidak mengambil keuntungan berlebihan. Ia juga mengajak masyarakat untuk tetap tenang dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
Secara keseluruhan, kegiatan pemantauan berjalan dengan aman dan lancar. Situasi di pasar dan kios sembako di wilayah Kecamatan Haurgeulis terpantau kondusif, tanpa adanya gangguan yang berarti.
Langkah proaktif seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan secara rutin guna menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat. Sinergi antara aparat kewilayahan dan pelaku usaha menjadi faktor penting dalam menciptakan kondisi ekonomi yang sehat dan berkelanjutan.
