HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Haurgeulis turun langsung, harga sembako di pasar terpantau stabil jelang Lebaran


Indramayu, Rabu (18/3/2026) — Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, pemantauan harga kebutuhan pokok terus dilakukan di sejumlah wilayah, termasuk di Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu. Babinsa Koramil 1615/Haurgeulis, Serka Mugiono, turun langsung ke lapangan untuk memastikan stabilitas harga sembako di pasar tradisional dan toko grosir.

Kegiatan pemantauan dilaksanakan sejak pukul 08.30 WIB di Pasar Daerah Haurgeulis serta sejumlah kios dan toko sembako di sekitarnya. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk mengantisipasi lonjakan harga yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.

Dalam kegiatan tersebut, Serka Mugiono melakukan pengecekan langsung terhadap berbagai komoditas penting yang menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari. Hasilnya, sebagian besar harga bahan pokok terpantau dalam kondisi stabil.

Untuk komoditas beras medium, harga tercatat berada di angka Rp13.500 per kilogram dan masih tergolong stabil. Minyak goreng dijual Rp18.000 per kilogram, sementara jagung berada di harga Rp10.000 per kilogram.

Harga kedelai lokal juga terpantau stabil di angka Rp10.000 per kilogram. Sementara itu, gula pasir dijual Rp18.000 per kilogram. Untuk komoditas bumbu dapur, bawang merah tercatat Rp20.000 per kilogram dan bawang putih Rp31.000 per kilogram.

Adapun harga telur ayam berada di kisaran Rp31.000 per kilogram dan masih dalam kategori stabil. Untuk kebutuhan protein hewani, daging sapi dijual Rp140.000 per kilogram, sedangkan daging ayam berada di angka Rp32.000 per kilogram.

Serka Mugiono menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan menjaga kestabilan ekonomi masyarakat, khususnya menjelang momen Lebaran yang identik dengan peningkatan kebutuhan.

“Kami melakukan pemantauan langsung untuk memastikan harga tetap terkendali dan tidak ada lonjakan yang memberatkan masyarakat,” ujarnya.

Selain memantau harga, Babinsa juga berinteraksi langsung dengan para pedagang untuk mendapatkan informasi terkait pasokan barang. Berdasarkan keterangan para pedagang, stok kebutuhan pokok masih relatif aman dan mampu memenuhi permintaan masyarakat.

Para pedagang juga mengaku belum ada kenaikan harga yang signifikan, meskipun permintaan mulai meningkat. Kondisi ini memberikan rasa tenang bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kegiatan pemantauan ini berlangsung dengan lancar dan situasi di pasar terpantau aman. Aktivitas jual beli berjalan seperti biasa dengan jumlah pengunjung yang mulai meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya.

Pemantauan harga sembako diperkirakan akan terus dilakukan secara berkala hingga mendekati Hari Raya Idulfitri. Hal ini sebagai bentuk antisipasi terhadap kemungkinan fluktuasi harga akibat meningkatnya permintaan.

Dengan kondisi harga yang relatif stabil, masyarakat diharapkan dapat berbelanja secara bijak tanpa perlu melakukan pembelian berlebihan. Stabilitas ini juga diharapkan dapat terus terjaga hingga puncak perayaan Lebaran.

Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi salah satu bentuk nyata perhatian terhadap kondisi ekonomi warga, sekaligus memastikan situasi tetap kondusif di wilayah binaan.

Posting Komentar