Babinsa Koramil 1610/Krangkeng Monitoring Harga Sembako di Pasar Singakerta
Dalam rangka memantau stabilitas harga kebutuhan pokok di wilayah binaan, Babinsa Koramil 1610/Krangkeng melaksanakan kegiatan monitoring harga sembako di PD Pasar Singakerta, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Minggu (15/3/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan oleh Babinsa Koramil 1610/Krangkeng, Sertu Kadani, mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Monitoring ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan harga bahan pokok di pasar tradisional serta memastikan ketersediaan sembako bagi masyarakat tetap aman.
Sertu Kadani mengatakan bahwa pemantauan harga kebutuhan pokok merupakan bagian dari tugas aparat teritorial dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di wilayah binaan. Melalui kegiatan ini, Babinsa dapat mengetahui secara langsung kondisi pasar sekaligus menjalin komunikasi dengan para pedagang dan pembeli.
“Monitoring ini dilakukan untuk memastikan perkembangan harga sembako di pasar serta mengetahui apakah terjadi kenaikan atau penurunan harga pada beberapa komoditas,” ujarnya.
Dari hasil pemantauan di lapangan, terdapat beberapa komoditas yang mengalami perubahan harga. Untuk harga beras tercatat sebesar Rp12.000 per kilogram dan mengalami penurunan. Sementara itu, minyak goreng berada di harga Rp16.000 per kilogram dan masih relatif stabil.
Untuk komoditas telur ayam tercatat mengalami kenaikan dengan harga Rp32.000 per kilogram. Sedangkan daging ayam berada di harga Rp36.000 per kilogram dan masih dalam kondisi stabil.
Sementara itu, harga daging sapi mengalami kenaikan menjadi Rp150.000 per kilogram. Gula pasir juga tercatat naik dengan harga Rp16.000 per kilogram.
Selain itu, beberapa komoditas lainnya seperti bawang merah dan bawang putih juga mengalami kenaikan harga. Bawang merah tercatat berada di harga Rp43.000 per kilogram, sedangkan bawang putih mencapai Rp42.000 per kilogram.
Komoditas lain seperti kacang kedelai juga mengalami kenaikan dengan harga Rp19.000 per kilogram. Begitu pula dengan jagung yang saat ini berada di harga Rp11.000 per kilogram.
Sertu Kadani menambahkan bahwa kegiatan monitoring ini akan terus dilakukan secara berkala guna memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di pasar tradisional.
Menurutnya, keberadaan Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan, tetapi juga berperan dalam membantu memantau kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai kondisi harga sembako di pasar sehingga apabila terjadi lonjakan harga dapat segera diketahui dan dilaporkan kepada pihak terkait,” katanya.
Selama kegiatan monitoring berlangsung, situasi di PD Pasar Singakerta terpantau ramai oleh aktivitas jual beli masyarakat. Para pedagang dan pembeli menjalankan aktivitas seperti biasa dengan suasana yang tertib dan aman.
Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pasar juga mendapat respon positif dari para pedagang yang merasa terbantu dengan adanya pemantauan kondisi pasar.
Dengan adanya kegiatan monitoring harga sembako ini, diharapkan stabilitas harga kebutuhan pokok di wilayah Kecamatan Krangkeng dapat terus terjaga serta masyarakat tetap dapat memperoleh bahan pangan dengan harga yang terjangkau.
Kegiatan monitoring harga sembako yang dilaksanakan Babinsa Koramil 1610/Krangkeng tersebut berlangsung dengan lancar, tertib, dan aman hingga kegiatan selesai.
