HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Koramil 1610/Krangkeng Monitoring Harga Sembako di Pasar Singakerta, Sejumlah Komoditas Terpantau Naik


INDRAMAYU – Menjelang momentum Ramadan dan meningkatnya kebutuhan masyarakat, aparat TNI melalui Babinsa terus melakukan pemantauan harga bahan kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional. Kegiatan ini bertujuan memastikan stabilitas harga serta mengantisipasi lonjakan harga sembako di tingkat pedagang.

Salah satu kegiatan pemantauan tersebut dilakukan oleh anggota Koramil 1610/Krangkeng Kodim 0616/Indramayu dengan melakukan monitoring harga sembako di PD Pasar Singakerta pada Kamis (12/3/2026) pagi.

Kegiatan monitoring dimulai sekitar pukul 08.00 WIB hingga selesai dan dilaksanakan oleh Babinsa Koramil 1610/Krangkeng, Serka Sudono. Pemantauan dilakukan dengan mendatangi sejumlah pedagang dan menanyakan langsung harga berbagai komoditas bahan pokok yang dijual di pasar tersebut.

Pasar Singakerta sendiri merupakan salah satu pusat aktivitas perdagangan masyarakat di wilayah Kecamatan Krangkeng. Setiap hari, pasar ini menjadi tempat transaksi berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, daging, hingga sayuran.

Dalam kegiatan monitoring tersebut, Babinsa mencatat sejumlah perubahan harga pada beberapa komoditas sembako yang dijual di pasar.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga beras tercatat berada di angka Rp12.000 per kilogram. Harga ini mengalami penurunan dibandingkan sebelumnya sehingga menjadi salah satu komoditas yang relatif stabil di tengah fluktuasi harga bahan pokok lainnya.

Sementara itu, harga minyak goreng masih berada di kisaran Rp17.000 per kilogram dan terpantau tidak mengalami perubahan.

Namun demikian, sejumlah komoditas lainnya mengalami kenaikan harga. Salah satunya adalah telur ayam yang saat ini dijual dengan harga Rp29.000 per kilogram.

Kenaikan harga juga terjadi pada daging ayam yang kini berada di angka Rp40.000 per kilogram. Kondisi serupa juga terjadi pada daging sapi yang dijual dengan harga Rp130.000 per kilogram.

Selain itu, harga gula pasir juga mengalami kenaikan dan tercatat berada di angka Rp16.000 per kilogram.

Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas bumbu dapur yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. Bawang merah saat ini dijual dengan harga Rp48.000 per kilogram, sedangkan bawang putih mencapai Rp42.000 per kilogram.

Beberapa komoditas lainnya yang turut mengalami kenaikan harga antara lain kacang kedelai yang dijual Rp19.000 per kilogram serta jagung yang berada di kisaran Rp11.000 per kilogram.

Pemantauan harga sembako oleh aparat teritorial ini merupakan bagian dari upaya untuk mengetahui secara langsung kondisi pasar sekaligus memberikan laporan perkembangan harga kebutuhan pokok di wilayah binaan.

Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan pemerintah daerah dan instansi terkait dapat memperoleh gambaran kondisi harga bahan pokok di lapangan sehingga dapat mengambil langkah-langkah antisipatif apabila terjadi lonjakan harga yang signifikan.

Selain memantau harga, Babinsa juga melakukan komunikasi dengan para pedagang serta masyarakat yang berbelanja di pasar guna mengetahui kondisi ketersediaan barang serta daya beli masyarakat.

Kehadiran aparat di tengah aktivitas pasar juga diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi pedagang maupun pengunjung pasar.

Selama kegiatan monitoring berlangsung, situasi di lingkungan pasar terpantau berjalan dengan tertib, aman, dan lancar tanpa adanya gangguan keamanan.

Kegiatan pemantauan harga sembako ini juga akan terus dilakukan secara berkala sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di wilayah Kecamatan Krangkeng, khususnya menjelang berbagai momentum hari besar keagamaan.

Dengan adanya pemantauan rutin tersebut, diharapkan pergerakan harga bahan pokok dapat terus terpantau sehingga masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang relatif stabil.

Posting Komentar