Babinsa Koramil 1613/Terisi Perketat Pengamanan Gerbang Tol Cikedung! Operasi Ketupat Lodaya 2026 Pastikan Arus Mudik Aman di Indramayu
Indramayu — Pengamanan arus mudik Lebaran 1447 Hijriah/2026 Masehi di wilayah Kabupaten Indramayu terus diperkuat melalui pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026. Aparat gabungan dari TNI, Polri, serta tenaga kesehatan bersiaga di sejumlah titik strategis, termasuk di Pos Pengamanan (Pos Pam) Gerbang Tol (GT) Cikedung yang berada di Desa Cikawung, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu.
Kegiatan pengamanan tersebut dilaksanakan pada Senin (16/3/2026) mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Pos Pam GT Cikedung menjadi salah satu titik pengamanan penting karena merupakan jalur akses kendaraan yang terhubung dengan arus lalu lintas dari Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) menuju sejumlah wilayah di Indramayu dan sekitarnya.
Pengamanan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan kelancaran arus kendaraan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Dalam kegiatan tersebut, unsur TNI dari Koramil 1613/Terisi turut mengambil peran aktif dalam pengamanan. Dua Babinsa diterjunkan langsung di lapangan yaitu Serma Ahmad Sugito dan Serma Sanudin yang bertugas membantu pengawasan serta menjaga situasi keamanan di sekitar kawasan gerbang tol.
Kehadiran Babinsa di Pos Pam menjadi bagian penting dari upaya TNI dalam mendukung operasi pengamanan mudik Lebaran yang setiap tahunnya mengalami peningkatan mobilitas masyarakat.
Selain dari TNI, pengamanan juga diperkuat oleh personel gabungan dari jajaran kepolisian yang terdiri dari anggota Polres, Polsek Terisi, serta Polsek Anjatan dengan total 16 personel yang bertugas melakukan pengaturan lalu lintas, patroli, serta pemantauan aktivitas kendaraan yang melintas di kawasan tersebut.
Para personel kepolisian juga disiagakan untuk memberikan bantuan kepada masyarakat apabila terjadi kendala di perjalanan, termasuk pengaturan kendaraan agar tidak terjadi kepadatan di sekitar akses gerbang tol.
Untuk mendukung pelayanan bagi para pemudik, unsur tenaga kesehatan juga turut disiagakan di Pos Pam GT Cikedung. Sebanyak empat tenaga medis dari Puskesmas Terisi diterjunkan guna memberikan pelayanan kesehatan bagi para pengendara maupun masyarakat yang membutuhkan penanganan medis selama perjalanan mudik.
Kehadiran tenaga medis ini menjadi bagian penting dari pelayanan terpadu dalam Operasi Ketupat Lodaya 2026, terutama untuk mengantisipasi kondisi darurat seperti kelelahan perjalanan, gangguan kesehatan, ataupun situasi yang membutuhkan penanganan cepat.
Babinsa Koramil 1613/Terisi Serma Ahmad Sugito menyampaikan bahwa pengamanan di Pos Pam GT Cikedung dilakukan secara terpadu bersama unsur kepolisian dan tenaga kesehatan guna memastikan arus kendaraan tetap terkendali.
“Pengamanan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI, Polri, dan tenaga kesehatan untuk memastikan masyarakat yang melintas maupun yang sedang melakukan perjalanan mudik dapat merasa aman dan nyaman,” ujar Serma Ahmad Sugito.
Ia juga mengimbau kepada para pemudik agar tetap berhati-hati selama perjalanan serta mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
“Kami mengingatkan kepada para pengemudi untuk selalu menjaga kondisi fisik saat berkendara, tidak memaksakan diri jika lelah, serta mematuhi rambu lalu lintas agar perjalanan mudik dapat berlangsung aman dan lancar,” tambahnya.
Selama pelaksanaan kegiatan pengamanan berlangsung, situasi di kawasan Pos Pam Gerbang Tol Cikedung terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya kejadian menonjol selama kegiatan berlangsung.
Sinergitas antara aparat TNI, Polri, dan tenaga kesehatan dalam pengamanan arus mudik ini menjadi bagian penting dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat yang melakukan perjalanan pulang ke kampung halaman untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga.
Dengan pengamanan yang terus dilakukan secara intensif di berbagai titik strategis, termasuk di Gerbang Tol Cikedung, diharapkan arus mudik di wilayah Kabupaten Indramayu dapat berjalan dengan lancar hingga puncak arus mudik maupun arus balik nanti.
