Babinsa Koramil Krangkeng Monitoring Harga Sembako di Desa Srengseng, Sejumlah Komoditas Terpantau Naik
Indramayu – Upaya pemantauan stabilitas harga kebutuhan pokok terus dilakukan di sejumlah wilayah Kabupaten Indramayu. Salah satunya melalui kegiatan monitoring harga sembako yang dilaksanakan oleh Babinsa Koramil 1610/Krangkeng di wilayah Desa Srengseng, Kecamatan Krangkeng, Rabu (11/3/2026) pagi.
Kegiatan pemantauan tersebut dilakukan di Warung Kasirih yang berada di Desa Srengseng. Monitoring dimulai sekitar pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan tujuan untuk mengetahui perkembangan harga kebutuhan pokok masyarakat di tingkat pedagang kecil.
Babinsa Koramil 1610/Krangkeng, Serka Muksin, turun langsung ke lokasi untuk mengecek harga berbagai komoditas sembako yang dijual di warung tersebut. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemantauan kondisi ekonomi masyarakat sekaligus memastikan stabilitas harga bahan pokok di tingkat pasar dan warung warga.
Dalam kegiatan tersebut, Serka Muksin mencatat sejumlah harga komoditas yang dijual di Warung Kasirih. Berdasarkan hasil monitoring, beberapa bahan pokok masih berada pada harga yang relatif stabil, sementara beberapa komoditas lainnya mengalami kenaikan harga.
Untuk harga beras tercatat masih berada di angka Rp15.800 per kilogram dan tidak mengalami perubahan. Begitu juga dengan minyak goreng yang dijual seharga Rp16.000 per kilogram yang masih dalam kondisi stabil.
Sementara itu, harga telur ayam tercatat mengalami kenaikan dan saat ini berada di kisaran Rp38.000 per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada beberapa komoditas lainnya yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
Harga daging ayam tercatat berada di angka Rp38.000 per kilogram dan masih relatif stabil. Sedangkan harga daging sapi mengalami kenaikan dan saat ini mencapai Rp150.000 per kilogram.
Selain itu, harga gula pasir juga mengalami kenaikan dan tercatat dijual seharga Rp16.000 per kilogram. Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas bawang merah yang kini berada di kisaran Rp48.000 per kilogram.
Sementara bawang putih juga mengalami peningkatan harga dengan nilai jual mencapai Rp42.000 per kilogram. Komoditas lain yang ikut mengalami kenaikan adalah kacang kedelai yang saat ini dijual dengan harga Rp19.000 per kilogram.
Di sisi lain, harga jagung masih terpantau stabil di angka Rp11.000 per kilogram. Stabilnya harga beberapa komoditas tersebut dinilai masih membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Serka Muksin mengatakan kegiatan monitoring harga sembako ini dilakukan secara rutin untuk memantau perkembangan harga bahan pokok di wilayah binaannya. Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan untuk mengetahui secara langsung kondisi ekonomi masyarakat di tingkat bawah.
“Kegiatan ini kami lakukan untuk memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di wilayah, sehingga jika terjadi kenaikan yang signifikan dapat segera diketahui,” ujar Serka Muksin.
Ia juga menambahkan bahwa pemantauan harga sembako menjadi penting terutama menjelang dan selama bulan Ramadan, di mana biasanya terjadi peningkatan kebutuhan masyarakat terhadap bahan pangan.
Dengan adanya kegiatan monitoring ini, diharapkan kondisi harga sembako di wilayah Kecamatan Krangkeng tetap terpantau dan tidak terjadi lonjakan harga yang dapat memberatkan masyarakat.
Selain mencatat harga, Babinsa juga berkomunikasi dengan pedagang untuk mengetahui kondisi distribusi barang serta ketersediaan stok bahan pokok di tingkat warung maupun pedagang kecil.
Berdasarkan hasil pemantauan sementara, stok sembako di Warung Kasirih masih tersedia dan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat sekitar. Meski terdapat kenaikan harga pada beberapa komoditas, ketersediaan barang masih dalam kondisi aman.
Selama kegiatan monitoring berlangsung, situasi di lokasi terpantau tertib dan aman. Aktivitas jual beli di warung juga tetap berjalan seperti biasa dengan masyarakat yang datang untuk membeli kebutuhan sehari-hari.
Melalui kegiatan monitoring seperti ini, diharapkan perkembangan harga bahan pokok dapat terus dipantau sehingga stabilitas kebutuhan masyarakat di wilayah Kecamatan Krangkeng tetap terjaga.
