Babinsa Koramil Terisi Pantau Harga Sembako di Indramayu, Pastikan Ketersediaan dan Stabilitas Pasar
Indramayu — Aparat TNI dari jajaran Tentara Nasional Indonesia terus melakukan pemantauan terhadap harga kebutuhan pokok di wilayah Kabupaten Indramayu, Jawa Barat. Langkah ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga pangan serta menjaga ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.
Kegiatan monitoring tersebut dilakukan oleh anggota Kodim 0616/Indramayu melalui Babinsa dari Koramil 1613/Terisi pada Sabtu (14/3/2026). Pemantauan harga dilaksanakan di salah satu toko sembako milik warga di Desa Cikedung Lor, Kecamatan Cikedung.
Anggota Koramil 1613/Terisi, Serma Sanudin, turun langsung melakukan pengecekan harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok di Toko H. Jumari. Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi ekonomi masyarakat di tingkat desa.
Dalam kegiatan tersebut, aparat memantau harga berbagai komoditas pangan yang menjadi kebutuhan utama masyarakat sehari-hari. Hasil pengecekan menunjukkan harga bahan pokok di wilayah tersebut masih relatif stabil meski menjelang momen Ramadan dan Lebaran yang biasanya diiringi kenaikan harga.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, harga beras tercatat berada di kisaran Rp13.000 per kilogram. Sementara minyak goreng dijual sekitar Rp17.000 per kilogram.
Untuk komoditas telur ayam, harga yang tercatat berada di angka Rp33.000 per kilogram. Sedangkan jagung dijual dengan harga sekitar Rp10.000 per kilogram.
Adapun gula pasir di toko tersebut dipasarkan dengan harga Rp17.000 per kilogram. Sementara kacang kedelai dijual sekitar Rp19.000 per kilogram.
Selain itu, harga bawang merah terpantau berada di kisaran Rp44.000 per kilogram, sedangkan bawang putih sekitar Rp40.000 per kilogram.
Sementara untuk komoditas protein hewani, daging ayam dijual sekitar Rp38.000 per kilogram. Sedangkan harga daging sapi masih berada di kisaran Rp135.000 per kilogram.
Monitoring harga sembako ini dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap kemungkinan lonjakan harga di pasar tradisional maupun toko-toko kebutuhan pokok di wilayah binaan.
Selain memantau harga, aparat juga berinteraksi dengan pedagang untuk mengetahui kondisi distribusi barang serta ketersediaan stok bahan pokok di wilayah tersebut.
Langkah ini diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam memantau perkembangan harga pangan di tingkat masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pasokan menjelang periode meningkatnya kebutuhan konsumsi.
Kegiatan pemantauan harga kebutuhan pokok oleh Babinsa juga menjadi bagian dari sinergi antara aparat keamanan dengan pemerintah daerah dalam menjaga kondisi sosial ekonomi masyarakat tetap kondusif.
Melalui kegiatan tersebut, aparat dapat memperoleh informasi langsung dari lapangan terkait kondisi pasar, sehingga dapat segera melaporkan apabila terjadi lonjakan harga maupun kelangkaan bahan pokok.
Selama kegiatan monitoring berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Aktivitas jual beli di toko sembako berjalan seperti biasa dan masyarakat tetap dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang relatif stabil.
Dengan adanya pemantauan rutin seperti ini, diharapkan stabilitas harga kebutuhan pokok di wilayah Kabupaten Indramayu dapat terus terjaga, terutama menjelang berbagai momentum besar seperti Ramadan dan Idulfitri.
