Babinsa Krangkeng Pantau Harga Sembako di Pasar Singakerta, Sejumlah Komoditas Terpantau Naik
Anggota Tentara Nasional Indonesia dari Kodim 0616/Indramayu melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di wilayah Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Jumat (13/3/2026). Kegiatan monitoring tersebut dilakukan di PD Pasar Singakerta guna mengetahui perkembangan harga sembako di tingkat pasar tradisional.
Monitoring dilakukan oleh Babinsa Koramil 1610/Krangkeng, Kopka Kadilan, yang turun langsung ke pasar untuk memantau kondisi harga berbagai komoditas bahan pokok yang dijual para pedagang. Kegiatan tersebut dimulai sekitar pukul 08.30 WIB hingga selesai dan berlangsung dalam situasi aman serta tertib.
Pemantauan harga sembako ini merupakan bagian dari tugas kewilayahan aparat teritorial dalam memantau kondisi sosial dan ekonomi masyarakat di wilayah binaan. Dengan melakukan pengecekan langsung di pasar tradisional, perkembangan harga bahan pokok dapat diketahui secara aktual sehingga dapat menjadi bahan laporan bagi komando atas.
Dari hasil monitoring yang dilakukan di Pasar Singakerta, diketahui sejumlah harga kebutuhan pokok mengalami kenaikan dibandingkan sebelumnya. Meski demikian, aktivitas jual beli di pasar tetap berjalan normal dan pasokan bahan pokok masih tersedia bagi masyarakat.
Untuk komoditas beras, harga saat ini tercatat sekitar Rp12.000 per kilogram dan relatif stabil. Sementara minyak goreng dijual dengan harga Rp16.000 per kilogram dan masih berada pada kisaran harga sebelumnya.
Namun demikian, beberapa komoditas lain mengalami kenaikan harga. Telur ayam misalnya, kini dijual dengan harga Rp38.000 per kilogram. Harga tersebut mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya.
Komoditas protein lainnya seperti daging ayam tercatat berada di harga Rp38.000 per kilogram dan masih tergolong stabil. Sementara harga daging sapi mencapai Rp150.000 per kilogram dan terpantau mengalami kenaikan di pasaran.
Selain itu, komoditas gula pasir saat ini dijual dengan harga Rp16.000 per kilogram dan juga mengalami kenaikan. Kenaikan harga juga terjadi pada beberapa komoditas bumbu dapur yang menjadi kebutuhan penting masyarakat sehari-hari.
Harga bawang merah di Pasar Singakerta tercatat mencapai Rp48.000 per kilogram. Sementara bawang putih dijual sekitar Rp42.000 per kilogram. Kedua komoditas tersebut termasuk yang mengalami kenaikan harga di pasar.
Untuk komoditas kacang kedelai, harga saat ini berada di kisaran Rp19.000 per kilogram dan juga mengalami peningkatan. Sedangkan jagung tercatat dijual dengan harga Rp11.000 per kilogram dan turut mengalami kenaikan harga.
Meski terdapat beberapa komoditas yang mengalami kenaikan, kondisi pasar secara umum masih terpantau stabil. Para pedagang tetap beraktivitas seperti biasa dan masyarakat masih dapat memperoleh bahan kebutuhan pokok dengan relatif mudah.
Babinsa yang melakukan monitoring juga berinteraksi dengan para pedagang untuk mengetahui kondisi distribusi barang serta penyebab naiknya beberapa harga komoditas. Dari hasil komunikasi tersebut, kenaikan harga dipengaruhi oleh faktor pasokan serta kondisi distribusi barang dari daerah pemasok.
Kegiatan pemantauan harga sembako seperti ini rutin dilakukan oleh aparat kewilayahan sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gejolak harga di pasar tradisional. Informasi yang diperoleh dari lapangan kemudian dilaporkan kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi situasi ekonomi di wilayah.
Selain memantau harga, Babinsa juga mengimbau para pedagang agar tetap menjaga stabilitas harga dan tidak melakukan penimbunan barang yang dapat merugikan masyarakat.
Dengan adanya monitoring secara langsung di lapangan, diharapkan kondisi pasar dapat terus terpantau sehingga apabila terjadi lonjakan harga yang signifikan dapat segera diketahui dan dilaporkan.
Selama kegiatan monitoring berlangsung, situasi di Pasar Singakerta terpantau aman dan kondusif. Aktivitas perdagangan berjalan normal tanpa adanya gangguan yang berarti.
Hasil monitoring tersebut kemudian dilaporkan sebagai bagian dari laporan perkembangan situasi wilayah di Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu.
