HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Serda Hadi Aryanto Pantau Harga Sembako di Haurgeulis, Daging Sapi Alami Kenaikan


Pemantauan harga kebutuhan pokok terus dilakukan aparat kewilayahan di Indramayu guna memastikan stabilitas harga di tengah aktivitas pasar. Kali ini, kegiatan tersebut dilakukan oleh Babinsa Koramil 1615/Haurgeulis, Serda Hadi Aryanto, pada Jumat (27/3/2026).

Kegiatan pemantauan dimulai sejak pukul 08.00 WIB dan dilakukan di Pasar Daerah Haurgeulis serta sejumlah kios dan toko sembako di wilayah Kecamatan Haurgeulis. Monitoring ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan harga sekaligus memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, sebagian besar harga sembako terpantau stabil. Beras medium dijual dengan harga Rp13.500 per kilogram, sementara minyak goreng berada di angka Rp18.000 per kilogram. Komoditas lain seperti jagung Rp10.000 per kilogram dan kedelai lokal Rp8.000 per kilogram juga masih berada pada harga yang tetap.

Untuk gula pasir, harga tercatat Rp18.000 per kilogram. Sementara itu, telur ayam dijual dengan harga Rp27.000 per kilogram dan daging ayam berada di angka Rp34.000 per kilogram, keduanya masih dalam kondisi stabil.

Namun demikian, kenaikan harga terlihat pada komoditas daging sapi yang kini mencapai Rp150.000 per kilogram. Kenaikan ini menjadi perhatian karena berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat, terutama menjelang meningkatnya kebutuhan konsumsi.

Selain itu, harga bumbu dapur seperti bawang merah dan bawang putih juga terpantau cukup tinggi. Bawang merah dijual dengan harga Rp45.000 per kilogram, sedangkan bawang putih mencapai Rp40.000 per kilogram.

Babinsa Serda Hadi Aryanto mengatakan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari upaya untuk menjaga stabilitas ekonomi di wilayah binaan serta memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan.

“Kami rutin melakukan pemantauan harga sembako di pasar dan toko-toko untuk mengetahui perkembangan di lapangan. Secara umum harga masih stabil, meskipun ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa hasil pemantauan ini akan dilaporkan sebagai bahan evaluasi dan koordinasi dengan pihak terkait, terutama dalam menjaga ketersediaan serta distribusi bahan pokok.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di pasar dan toko sembako terpantau aman dan kondusif. Aktivitas jual beli berjalan normal tanpa adanya gangguan yang berarti.

Pemantauan rutin seperti ini diharapkan dapat membantu mengantisipasi potensi gejolak harga di masyarakat. Dengan adanya pengawasan langsung dari aparat, stabilitas harga sembako dapat lebih terjaga sehingga masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan baik.

Posting Komentar