HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Serma Darsono Turun ke Sawah! Pendampingan Petani di Indramayu Jadi Kunci Ketahanan Pangan Nasional


Indramayu – Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digencarkan hingga ke tingkat desa. Kali ini, aparat TNI kembali menunjukkan peran aktifnya dengan turun langsung ke sawah mendampingi para petani. Kegiatan tersebut dilakukan oleh Babinsa Koramil 1607/Sliyeg, Serma Darsono, di wilayah binaannya.

Pendampingan pertanian dilaksanakan pada Senin (17/3/2026) mulai pukul 10.00 WIB di area persawahan Blok Sigedang, Desa Longok, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu. Kegiatan ini difokuskan pada proses pengolahan lahan serta pembibitan benih padi sawah milik Bapak Rohkim dengan luas lahan mencapai 250 bata.

Langkah ini menjadi bagian dari program pendampingan pertanian yang secara konsisten dilakukan oleh TNI melalui para Babinsa di wilayah. Tujuannya tidak lain adalah untuk membantu meningkatkan produktivitas petani sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional.

Di tengah berbagai tantangan sektor pertanian, mulai dari perubahan cuaca hingga fluktuasi harga pupuk, kehadiran Babinsa di lapangan memberikan semangat dan motivasi tersendiri bagi para petani. Pendampingan ini juga menjadi bentuk nyata sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menjaga keberlangsungan produksi pangan.

Dalam kegiatan tersebut, Serma Darsono tidak hanya memantau, tetapi juga turut memberikan arahan terkait teknik pengolahan lahan yang baik serta proses pembibitan yang optimal. Hal ini penting agar hasil panen ke depan dapat maksimal dan berkualitas.

Selain Bapak Rohkim, kegiatan ini juga diikuti oleh dua petani lainnya dari Desa Longok yang turut serta dalam proses pengolahan lahan. Kebersamaan ini mencerminkan semangat gotong royong yang masih kuat di kalangan petani.

Indramayu sendiri dikenal sebagai salah satu lumbung padi nasional, sehingga setiap upaya peningkatan produktivitas pertanian menjadi sangat penting. Pendampingan seperti ini diharapkan mampu menjaga stabilitas produksi sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Kegiatan yang berlangsung di Blok Sigedang ini berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Tidak hanya fokus pada aspek teknis pertanian, Babinsa juga memastikan situasi wilayah tetap dalam keadaan stabil selama kegiatan berlangsung.

Peran Babinsa dalam sektor pertanian memang semakin strategis. Selain menjaga keamanan wilayah, mereka juga menjadi penggerak di berbagai sektor, termasuk pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat desa.

Dengan adanya pendampingan langsung di lapangan, diharapkan para petani dapat lebih mudah mengatasi berbagai kendala yang dihadapi. Selain itu, program ini juga menjadi sarana transfer pengetahuan yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas hasil pertanian.

Ke depan, kegiatan serupa akan terus digalakkan sebagai bagian dari komitmen bersama dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Sinergi antara TNI dan petani menjadi fondasi penting dalam memastikan ketersediaan pangan tetap terjaga, khususnya di wilayah Kabupaten Indramayu.

Melalui langkah nyata seperti yang dilakukan oleh Serma Darsono, harapan untuk mewujudkan kemandirian pangan nasional bukanlah hal yang mustahil. Justru dari sawah-sawah desa inilah, kekuatan pangan Indonesia terus dibangun dan diperkuat.

Posting Komentar