Babinsa Serma Nanda Wicaksono Kawal Musdes Bangodua, Pembentukan Tim RPJMDes Jadi Sorotan
Komitmen membangun desa berbasis perencanaan yang matang kembali ditegaskan dalam Musyawarah Desa (Musdes) yang digelar di Desa Bangodua, Kecamatan Bangodua, Indramayu. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menentukan arah pembangunan desa ke depan, sekaligus memastikan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Musdes yang berlangsung pada Jumat (27/3/2026) sejak pukul 14.00 WIB di aula Kantor Balai Desa Bangodua ini turut mendapat pengawalan langsung dari Babinsa Desa Bangodua, Serma Nanda Wicaksono. Kehadiran Babinsa dalam forum tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kelancaran sekaligus memastikan proses musyawarah berjalan kondusif.
Dalam kegiatan tersebut, berbagai unsur hadir dan terlibat aktif, mulai dari Kuwu Desa Bangodua Agus Syafrudin, Bhabinkamtibmas Bripka Dimas, perwakilan kecamatan, Ketua BPD Sutarno, hingga tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan, tokoh pemuda, serta perwakilan RT dan RW.
Babinsa Desa Bangodua, Nanda Wicaksono, menegaskan pentingnya musyawarah sebagai wadah menyatukan aspirasi masyarakat dalam pembangunan desa.
“Musdes ini menjadi forum strategis untuk menyerap aspirasi warga sekaligus menentukan arah pembangunan desa agar lebih terarah dan tepat sasaran,” ujarnya.
Salah satu agenda utama dalam musyawarah tersebut adalah penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDes). Dokumen ini menjadi acuan penting dalam pelaksanaan pembangunan desa untuk beberapa tahun ke depan.
Dalam hasil musyawarah, disepakati bahwa Desa Bangodua wajib menyusun RPJMDes sebagai dasar perencanaan pembangunan. Selain itu, forum juga menyepakati pembentukan tim penyusun RPJMDes yang akan bertugas merancang dan menyusun program pembangunan desa secara komprehensif.
Tak hanya itu, dalam Musdes juga disampaikan rangkuman hasil temuan dari Inspektorat terkait penggunaan anggaran Desa Bangodua tahun 2023. Hal ini menjadi bahan evaluasi penting guna meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran desa ke depan.
Kuwu Desa Bangodua, Agus Syafrudin, menyampaikan bahwa hasil Musdes ini akan menjadi landasan dalam menjalankan pembangunan desa yang lebih baik dan terarah.
“Kami berharap dengan adanya RPJMDes dan tim penyusun yang telah dibentuk, pembangunan desa ke depan bisa lebih terencana dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan musyawarah berlangsung dinamis dengan berbagai masukan dari peserta yang hadir. Diskusi berjalan secara terbuka, mencerminkan semangat kebersamaan dalam membangun desa.
Peran Babinsa dalam kegiatan ini juga dinilai penting, tidak hanya dalam aspek pengamanan, tetapi juga sebagai bagian dari penguatan sinergi antara aparat dan masyarakat.
Kegiatan Musdes berakhir sekitar pukul 16.10 WIB dalam kondisi aman, tertib, dan lancar. Seluruh rangkaian acara berjalan sesuai rencana tanpa adanya kendala berarti.
Dengan terselenggaranya Musdes ini, diharapkan Desa Bangodua dapat memiliki arah pembangunan yang lebih jelas dan terukur. Kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan aparat diharapkan mampu mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan warga.
Langkah ini menjadi bukti bahwa pembangunan desa tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat demi tercapainya kemajuan bersama.
