Babinsa Sigap Pantau Harga Sembako! Lonjakan Harga di Pasar Singakerta Bikin Warga Resah
Indramayu — Menjelang momen Lebaran 2026, pergerakan harga kebutuhan pokok menjadi perhatian serius aparat kewilayahan. Babinsa dari jajaran Kodim 0616/Indramayu kembali turun langsung ke lapangan guna memastikan stabilitas harga sembako tetap terkendali.
Pada Jumat (20/3/2026) sejak pukul 08.00 WIB, anggota Koramil 1610/Krangkeng, Serka Sudono, melaksanakan kegiatan monitoring harga sembako di Pasar Singakerta, Desa Singakerta, Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu.
Hasil pemantauan menunjukkan adanya fluktuasi harga yang cukup signifikan pada sejumlah komoditas penting. Beberapa bahan pokok tercatat mengalami kenaikan harga yang berpotensi membebani masyarakat, terutama menjelang puncak kebutuhan selama Ramadan dan Lebaran.
Untuk komoditas beras, harga relatif stabil bahkan mengalami penurunan menjadi Rp12.000 per kilogram. Namun, kondisi berbeda terjadi pada bahan pokok lainnya. Harga telur ayam naik menjadi Rp29.000 per kilogram, disusul daging ayam yang kini mencapai Rp40.000 per kilogram.
Kenaikan juga terjadi pada daging sapi yang menyentuh Rp130.000 per kilogram. Sementara itu, gula pasir berada di angka Rp16.000 per kilogram. Komoditas bumbu dapur seperti bawang merah dan bawang putih turut mengalami lonjakan masing-masing menjadi Rp48.000 dan Rp42.000 per kilogram.
Tak hanya itu, kacang kedelai tercatat naik menjadi Rp19.000 per kilogram, serta jagung mencapai Rp11.000 per kilogram. Di sisi lain, harga minyak goreng masih terpantau stabil di angka Rp17.000 per kilogram.
Kondisi ini menunjukkan adanya tren kenaikan harga pada sebagian besar kebutuhan pokok, yang menjadi perhatian serius aparat dan pemerintah daerah. Peran Babinsa dalam melakukan monitoring langsung di pasar tradisional dinilai penting sebagai langkah deteksi dini terhadap potensi gejolak harga.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di pasar terpantau aman, tertib, dan kondusif. Aktivitas jual beli berjalan normal tanpa adanya gangguan berarti.
Melalui kegiatan ini, diharapkan informasi harga dapat menjadi bahan evaluasi bagi pihak terkait dalam menjaga kestabilan pasokan dan harga sembako di wilayah Kabupaten Indramayu. Aparat kewilayahan pun akan terus melakukan pemantauan secara berkala guna memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi dengan harga yang wajar.
