Babinsa Sliyeg Terjun Langsung Kawal Musim Rendeng, Penyemprotan Padi Jadi Kunci Selamatkan Hasil Panen
Indramayu — Peran aktif TNI dalam mendukung sektor pertanian kembali terlihat melalui kegiatan pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa di wilayah teritorial. Kali ini, anggota Koramil 1607/Sliyeg, Serma Sarwika, turun langsung ke sawah mendampingi petani dalam penyemprotan tanaman padi musim rendeng tanam pertama di Desa Sliyeg Lor, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Senin (30/3/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung di area persawahan Blok Widara. Pendampingan ini menjadi bagian dari upaya nyata TNI dalam menjaga produktivitas pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional, khususnya di wilayah Kabupaten Indramayu yang dikenal sebagai salah satu lumbung padi di Jawa Barat.
Dalam kegiatan tersebut, Serma Sarwika bersama seorang petani setempat, Bapak Najib, melakukan penyemprotan tanaman padi guna mencegah serangan hama dan penyakit. Penyemprotan ini merupakan tahapan penting dalam perawatan tanaman, terutama pada musim rendeng yang memiliki tingkat kelembapan tinggi sehingga berpotensi meningkatkan risiko serangan organisme pengganggu tanaman.
Dengan penuh semangat, Babinsa tidak hanya melakukan pendampingan, tetapi juga memberikan motivasi kepada petani agar tetap konsisten dalam merawat tanamannya. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pertanian menjadi bentuk kepedulian nyata terhadap kesejahteraan petani serta keberlangsungan produksi pangan.
Serma Sarwika menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang diemban Babinsa, khususnya dalam mendukung program pemerintah di bidang pertanian. Ia juga mengingatkan pentingnya ketepatan waktu dalam penyemprotan agar hasil yang diperoleh lebih optimal dan tanaman padi dapat tumbuh sehat hingga masa panen.
Petani yang terlibat dalam kegiatan tersebut menyambut baik kehadiran Babinsa. Menurut Bapak Najib, pendampingan yang diberikan sangat membantu, baik dari segi tenaga maupun pengetahuan. Ia mengaku lebih percaya diri dalam mengelola lahan pertaniannya dengan adanya dukungan dari aparat TNI.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Interaksi langsung di lapangan menciptakan kedekatan yang lebih erat, sehingga komunikasi dapat berjalan dengan baik dan berbagai permasalahan dapat segera diatasi secara bersama-sama.
Indramayu sebagai daerah agraris memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan nasional. Oleh karena itu, sinergi antara petani dan aparat kewilayahan menjadi faktor penting dalam menjaga keberhasilan musim tanam, khususnya pada musim rendeng yang kerap menghadapi berbagai tantangan.
Seluruh rangkaian kegiatan pendampingan berlangsung dengan tertib, lancar, dan aman. Pada pukul 10.00 WIB, kegiatan penyemprotan selesai dilaksanakan tanpa kendala berarti. Kondisi ini menunjukkan kesiapan serta keseriusan semua pihak dalam mendukung keberhasilan sektor pertanian.
Pendampingan seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan guna meningkatkan produktivitas pertanian serta kesejahteraan petani. Peran aktif Babinsa di lapangan menjadi bukti bahwa TNI tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga berkontribusi langsung dalam pembangunan ekonomi masyarakat.
