HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Terisi Turun ke Sawah! Pendampingan Penyemprotan Padi Inpari 32 Jadi Garda Depan Ketahanan Pangan


Indramayu — Komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali diwujudkan melalui aksi nyata di lapangan. Babinsa Desa Cibereng, Serma Ahmad Sugito, anggota Koramil 1613/Terisi, terjun langsung mendampingi petani dalam kegiatan penyemprotan hama dan penyakit pada tanaman padi, Senin (30/3/2026).

Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut berlangsung di area persawahan Blok Bojongkokok, Desa Cibereng, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu. Pendampingan ini dilakukan sebagai bagian dari monitoring Musim Tanam (MT) I Tahun 2026, sekaligus bentuk dukungan TNI terhadap para petani dalam menjaga produktivitas hasil pertanian.

Dalam kegiatan tersebut, Serma Ahmad Sugito mendampingi langsung proses penyemprotan tanaman padi jenis varietas Inpari 32 milik salah satu petani setempat, Bapak Tanda. Varietas ini dikenal memiliki potensi hasil yang tinggi, namun tetap memerlukan perawatan intensif, terutama dalam pengendalian hama dan penyakit.

Dengan penuh semangat, Babinsa turut membantu dan memberikan motivasi kepada petani agar lebih optimal dalam merawat tanamannya. Kehadiran Babinsa di tengah sawah tidak hanya memberikan dukungan moril, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian TNI terhadap sektor pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat desa.

Pendampingan ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa proses perawatan tanaman berjalan sesuai dengan anjuran pertanian yang baik. Penyemprotan hama dan penyakit menjadi salah satu tahap krusial dalam menjaga kualitas dan kuantitas hasil panen. Jika tidak ditangani dengan tepat, serangan hama dapat menyebabkan kerugian besar bagi petani.

Serma Ahmad Sugito menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial Babinsa dalam mendukung program pemerintah di bidang pertanian. Ia juga mengajak para petani untuk lebih proaktif dalam melakukan perawatan tanaman serta tidak ragu untuk berkoordinasi dengan aparat setempat jika menghadapi kendala di lapangan.

Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, khususnya para petani. Interaksi langsung di lapangan menciptakan kedekatan emosional yang kuat, sehingga komunikasi dapat terjalin dengan lebih efektif.

Para petani menyambut baik kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut. Mereka merasa terbantu, baik dari segi tenaga maupun semangat, dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor pertanian. Dukungan seperti ini dinilai sangat penting dalam meningkatkan kepercayaan diri petani untuk terus mengelola lahan pertaniannya secara maksimal.

Indramayu sebagai salah satu lumbung padi nasional memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan. Oleh karena itu, sinergi antara aparat kewilayahan dan petani menjadi faktor kunci dalam menjaga keberhasilan produksi pertanian di daerah ini.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan lancar tanpa kendala berarti. Proses penyemprotan berjalan sesuai rencana, dan tanaman padi diharapkan dapat tumbuh optimal hingga masa panen tiba.

Kegiatan pendampingan seperti ini diharapkan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat desa. Peran aktif Babinsa di lapangan menjadi bukti nyata bahwa TNI tidak hanya hadir dalam aspek pertahanan, tetapi juga dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.


Posting Komentar