Pantau Harga Sembako, Koramil Haurgeulis Catat Fluktuasi Jelang Akhir Lebaran
Indramayu – Menjelang berakhirnya libur Lebaran, jajaran TNI dari Koramil 1615/Haurgeulis melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok di wilayah Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu, Minggu (29/3/2026). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan stabilitas harga sembako tetap terjaga di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat pasca hari raya.
Pemantauan dilakukan langsung oleh anggota Koramil 1615/Haurgeulis, Serda Ikram Duwilau, dengan menyasar sejumlah kios dan toko sembako di desa binaan. Kegiatan dimulai sejak pukul 08.30 WIB hingga selesai dan berlangsung dalam kondisi aman serta kondusif.
Dari hasil pemantauan tersebut, ditemukan adanya sejumlah fluktuasi harga pada beberapa komoditas penting. Beberapa bahan pokok tercatat mengalami penurunan harga, sementara sebagian lainnya justru mengalami kenaikan.
Untuk komoditas beras medium, harga mengalami sedikit penurunan dari Rp13.200 per kilogram menjadi Rp13.000 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada bawang merah yang turun cukup signifikan dari Rp35.000 menjadi Rp30.000 per kilogram. Selain itu, harga daging ayam juga tercatat turun dari Rp37.000 menjadi Rp35.000 per kilogram.
Sementara itu, harga gula pasir mengalami kenaikan dari Rp17.000 menjadi Rp17.500 per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada telur ayam yang kini berada di angka Rp32.000 per kilogram, meskipun tidak disebutkan angka sebelumnya. Kondisi ini menunjukkan adanya dinamika pasar yang masih berlangsung di penghujung masa libur Lebaran.
Adapun beberapa komoditas lainnya terpantau stabil tanpa perubahan harga. Minyak goreng masih berada di kisaran Rp17.000 per kilogram, jagung Rp13.000 per kilogram, kedelai lokal Rp10.000 per kilogram, bawang putih Rp40.000 per kilogram, serta daging sapi yang tetap di harga Rp140.000 per kilogram.
Menurut hasil pemantauan, fluktuasi harga ini dinilai masih dalam batas wajar dan tidak mengganggu daya beli masyarakat secara signifikan. Ketersediaan bahan pokok di wilayah Kecamatan Haurgeulis juga terpantau aman dan mencukupi kebutuhan warga.
Kegiatan pemantauan ini merupakan bagian dari upaya aparat kewilayahan dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya dalam hal ketersediaan dan keterjangkauan harga bahan pokok. Selain itu, langkah ini juga bertujuan untuk mengantisipasi adanya lonjakan harga yang tidak terkendali pasca perayaan hari besar keagamaan.
Dengan adanya pemantauan rutin seperti ini, diharapkan potensi gejolak harga dapat segera terdeteksi dan ditangani secara cepat. Peran aktif aparat di lapangan juga menjadi bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan di daerah.
Secara keseluruhan, situasi di wilayah Kecamatan Haurgeulis selama kegiatan berlangsung dilaporkan aman, tertib, dan terkendali. Aktivitas jual beli di pasar maupun kios sembako tetap berjalan lancar tanpa adanya gangguan berarti.
Pemantauan harga sembako ini diharapkan terus dilakukan secara berkala, terutama pada momen-momen rawan seperti hari besar keagamaan, guna memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga demi kesejahteraan masyarakat.
