HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Serka Castra Monitoring Harga Sembako di Terisi, Pastikan Kebutuhan Pokok Tetap Stabil


INDRAMAYU — Guna memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat, anggota Koramil 1613/Terisi, Serka Castra, melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan harga sembako di wilayah binaan, tepatnya di Toko Azmi, Desa Plosokerep, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Senin (2/3/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD dalam membantu pemerintah memantau perkembangan harga bahan pokok di tingkat masyarakat sekaligus mengantisipasi potensi lonjakan harga.

Dalam kegiatan monitoring tersebut, Serka Castra melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah komoditas utama yang menjadi kebutuhan sehari-hari warga. Hasil pemantauan menunjukkan harga sembako di wilayah Kecamatan Terisi relatif stabil tanpa adanya lonjakan signifikan.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, harga beras berada di angka Rp13.000 per kilogram, sementara minyak goreng dijual Rp17.000 per kilogram. Harga telur ayam tercatat Rp33.000 per kilogram dan jagung berada di kisaran Rp10.000 per kilogram.

Selain itu, gula pasir dijual dengan harga Rp17.000 per kilogram dan kacang kedelai Rp19.000 per kilogram. Untuk komoditas bumbu dapur, bawang merah berada di harga Rp44.000 per kilogram, sedangkan bawang putih Rp40.000 per kilogram.

Adapun harga protein hewani masih terpantau stabil, dengan daging ayam dijual Rp38.000 per kilogram dan daging sapi berada di kisaran Rp135.000 per kilogram.

Serka Castra mengatakan, kegiatan monitoring harga sembako dilakukan secara rutin sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Selain mencatat harga, Babinsa juga berkomunikasi langsung dengan pedagang guna mengetahui kondisi distribusi barang dan daya beli warga.

“Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan ketersediaan bahan pokok tetap aman serta harga masih dalam batas wajar di tingkat pedagang,” ujarnya saat melakukan pengecekan.

Menurutnya, pemantauan secara langsung di lapangan menjadi langkah penting untuk memperoleh data aktual yang nantinya dapat menjadi bahan laporan satuan sekaligus membantu pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas pangan.

Para pedagang menyambut baik kegiatan tersebut karena dinilai mampu memberikan rasa aman serta perhatian terhadap kondisi pasar tradisional di wilayah desa.

Selama kegiatan monitoring berlangsung, situasi di wilayah Desa Plosokerep terpantau aman, tertib, dan lancar hingga kegiatan selesai dilaksanakan.

Melalui monitoring rutin ini, diharapkan stabilitas harga kebutuhan pokok tetap terjaga sehingga masyarakat dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan baik.

Posting Komentar