Sertu Kusno Wardhana Sidak Sembako! Harga di Haurgeulis Fluktuatif Jelang Lebaran
Indramayu – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, pemantauan harga kebutuhan pokok terus dilakukan oleh aparat kewilayahan. Kali ini, anggota Koramil 1615/Haurgeulis, Sertu Kusno Wardhana, melaksanakan kegiatan pemantauan harga sembako di wilayah Kecamatan Haurgeulis, Kabupaten Indramayu.
Kegiatan tersebut berlangsung pada Sabtu (28/3/2026) mulai pukul 08.30 WIB hingga selesai. Pemantauan dilakukan di sejumlah kios dan toko sembako yang berada di desa binaan di wilayah Kecamatan Haurgeulis.
Dari hasil pengecekan di lapangan, harga sembako menunjukkan kondisi yang fluktuatif, dengan beberapa komoditas mengalami kenaikan, penurunan, maupun tetap stabil.
Untuk komoditas beras medium, harga awal tercatat Rp13.200 per kilogram dan mengalami penurunan menjadi Rp13.000 per kilogram. Sementara itu, harga minyak goreng terpantau stabil di angka Rp17.000 per kilogram.
Komoditas lain seperti jagung dan kedelai lokal juga tidak mengalami perubahan harga, masing-masing berada di angka Rp13.000 dan Rp10.000 per kilogram. Namun, gula pasir mengalami kenaikan dari Rp17.000 menjadi Rp17.500 per kilogram.
Di sisi lain, harga bawang merah justru mengalami penurunan cukup signifikan dari Rp35.000 menjadi Rp30.000 per kilogram, sedangkan bawang putih tetap stabil di harga Rp40.000 per kilogram.
Untuk bahan pangan hewani, harga telur ayam mengalami kenaikan menjadi Rp32.000 per kilogram. Sementara itu, daging sapi tetap stabil di angka Rp140.000 per kilogram. Adapun daging ayam mengalami penurunan harga dari Rp37.000 menjadi Rp35.000 per kilogram.
Kondisi ini mencerminkan dinamika pasar yang umum terjadi menjelang hari besar keagamaan, di mana permintaan masyarakat meningkat sehingga mempengaruhi pergerakan harga sejumlah komoditas.
Kegiatan pemantauan ini dilakukan sebagai bagian dari tugas aparat teritorial dalam menjaga stabilitas harga serta memastikan ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat tetap aman dan terjangkau.
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga diharapkan dapat memberikan rasa aman serta menjadi sarana komunikasi antara warga dan pemerintah dalam menyampaikan kondisi di lapangan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Kecamatan Haurgeulis terpantau dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan maupun kendala yang berarti dalam pelaksanaan pemantauan.
Dengan adanya monitoring rutin ini, diharapkan perkembangan harga sembako dapat terus dipantau secara optimal, sehingga pihak terkait dapat segera mengambil langkah jika terjadi lonjakan harga yang signifikan.
Masyarakat juga diimbau untuk tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan penimbunan barang, guna menjaga kestabilan harga di pasaran.
