HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Haurgeulis Bongkar Pergerakan Harga! Sembako Naik-Turun, Stabilitas Pasar Tetap Terjaga


Kabupaten Indramayu — Dinamika harga bahan pokok kembali terpantau di wilayah timur Indramayu. Anggota Koramil 1615/Haurgeulis, Serka Rohman, turun langsung melakukan pemantauan harga sembako di sejumlah kios dan toko di Kecamatan Haurgeulis, Kamis (9/4/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.30 WIB tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Pemantauan dilakukan secara menyeluruh di wilayah desa binaan guna memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali.

Dari hasil monitoring di lapangan, terungkap adanya fluktuasi harga pada beberapa komoditas. Harga beras medium mengalami penurunan dari Rp13.200 menjadi Rp13.000 per kilogram. Penurunan juga terjadi pada bawang merah yang kini berada di angka Rp30.000 per kilogram dari sebelumnya Rp35.000.

Selain itu, harga daging ayam juga mengalami penurunan menjadi Rp35.000 per kilogram. Kondisi ini disambut positif oleh masyarakat karena dapat membantu meringankan beban pengeluaran sehari-hari.

Namun di sisi lain, beberapa komoditas justru mengalami kenaikan harga. Gula pasir tercatat naik dari Rp17.000 menjadi Rp17.500 per kilogram, sementara telur ayam juga mengalami kenaikan hingga menyentuh Rp32.000 per kilogram.

Untuk komoditas lainnya, harga relatif stabil. Minyak goreng berada di angka Rp17.000 per kilogram, jagung Rp13.000 per kilogram, kedelai lokal Rp10.000 per kilogram, serta bawang putih tetap di harga Rp40.000 per kilogram. Sementara itu, daging sapi masih bertahan di harga Rp140.000 per kilogram tanpa perubahan.

Menurut Serka Rohman, fluktuasi harga tersebut merupakan hal yang wajar terjadi, terutama dipengaruhi oleh faktor pasokan dan distribusi. Meski demikian, kondisi pasar secara umum masih dalam kategori aman dan terkendali.

“Kami terus memantau perkembangan harga di lapangan untuk memastikan tidak terjadi lonjakan yang signifikan maupun kelangkaan barang. Kehadiran Babinsa juga untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ungkapnya.

Wilayah Kecamatan Haurgeulis sebagai salah satu pusat aktivitas perdagangan di Indramayu menjadi titik penting dalam pengawasan harga sembako. Stabilitas harga di wilayah ini sangat berpengaruh terhadap kondisi ekonomi masyarakat sekitar.

Selain melakukan pengecekan harga, Babinsa juga memberikan imbauan kepada para pedagang agar tetap menjaga stabilitas harga dan tidak melakukan praktik penimbunan. Hal ini penting untuk menjaga keseimbangan pasar serta mencegah keresahan di tengah masyarakat.

Warga menyambut baik kegiatan pemantauan tersebut. Mereka berharap pengawasan seperti ini terus dilakukan agar harga kebutuhan pokok tetap stabil dan terjangkau.

Sementara itu, Kodim 0616/Indramayu menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas wilayah melalui kegiatan monitoring rutin di seluruh jajaran Koramil. Langkah ini menjadi bagian dari upaya preventif dalam menghadapi potensi gejolak harga di pasaran.

Secara keseluruhan, kegiatan pemantauan harga sembako yang dilaksanakan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar tanpa kendala berarti. Situasi pasar di wilayah binaan terpantau kondusif, serta aktivitas jual beli berlangsung normal.

Posting Komentar