HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Irwantho Turun ke Sawah! Aksi Nyata TNI Dongkrak Produktivitas Petani Indramayu Demi Ketahanan Pangan Nasional


Indramayu – Peran aktif TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan melalui aksi nyata di lapangan. Kali ini, Babinsa Koramil 1607/Sliyeg, Kopda Irwantho, turun langsung ke area persawahan di Desa Longok, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Minggu (19/3/2026), dalam kegiatan pendampingan pertanian yang menyasar peningkatan produktivitas petani lokal.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut berlangsung di blok pesawahan Desa Longok. Dengan penuh semangat, Kopda Irwantho berbaur bersama para petani, memberikan pendampingan sekaligus motivasi agar mereka semakin optimal dalam mengelola lahan pertanian. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah di sektor pertanian, khususnya dalam menjaga stabilitas pangan nasional.

Pendampingan yang dilakukan tidak sekadar simbolis. Dalam praktiknya, Babinsa berperan sebagai penghubung antara petani dan berbagai program pertanian yang dicanangkan pemerintah. Selain itu, kehadiran Babinsa juga memberikan dorongan moril bagi petani agar tetap semangat menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan cuaca hingga fluktuasi hasil panen.

“Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian. Kami ingin memastikan bahwa petani tidak berjalan sendiri,” ujar Kopda Irwantho di sela kegiatan.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir tiga orang petani dari Desa Longok yang secara langsung mendapatkan pendampingan. Mereka terlihat antusias mengikuti arahan serta berdiskusi mengenai berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Interaksi yang terjalin pun berlangsung hangat, mencerminkan kedekatan antara aparat teritorial dengan masyarakat.

Program pendampingan pertanian sendiri menjadi salah satu fokus utama TNI AD dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, terutama di tengah tantangan global seperti perubahan iklim dan ketidakpastian ekonomi dunia. Dengan keterlibatan Babinsa, diharapkan proses produksi pertanian dapat berjalan lebih efektif dan efisien.

Kecamatan Sliyeg, sebagai salah satu wilayah lumbung padi di Kabupaten Indramayu, memiliki potensi besar dalam mendukung swasembada pangan. Oleh karena itu, sinergi antara TNI dan petani menjadi kunci penting dalam memaksimalkan hasil produksi. Kehadiran Babinsa di lapangan juga diharapkan mampu mempercepat penyebaran informasi terkait teknik pertanian modern dan penggunaan teknologi tepat guna.

Kegiatan pendampingan ini berlangsung hingga pukul 11.00 WIB dan berjalan dengan aman serta lancar. Meski singkat, dampak dari kegiatan ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan hasil pertanian di wilayah tersebut.

Langkah yang dilakukan Kopda Irwantho menjadi contoh konkret bagaimana aparat teritorial tidak hanya berperan dalam aspek keamanan, tetapi juga turut serta dalam pembangunan ekonomi masyarakat. Dengan turun langsung ke sawah, Babinsa menunjukkan bahwa TNI hadir di setiap lini kehidupan rakyat.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak petani di berbagai wilayah. Dengan kolaborasi yang kuat antara TNI, pemerintah, dan masyarakat, cita-cita mewujudkan ketahanan pangan nasional bukanlah hal yang mustahil.

Aksi Babinsa Irwantho ini pun menjadi bukti bahwa dari sawah-sawah desa, kontribusi besar bagi bangsa dapat dimulai. Ketahanan pangan bukan sekadar program, melainkan gerakan bersama yang membutuhkan keterlibatan semua pihak, termasuk para prajurit di garis terdepan seperti Babinsa.

Posting Komentar