Babinsa Jatimulya Jadi Sorotan! Serda Seoulistiyo Setiawan Hadiri Tradisi Sakral Mapag Sri, Warga Tumpah Ruah
Indramayu – Suasana khidmat sekaligus meriah menyelimuti Lapangan Janggleng Blok Pedati II, Desa Jatimulya, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Rabu (8/4/2026). Tradisi adat tahunan Mapag Sri yang sarat nilai budaya dan spiritual kembali digelar, menghadirkan berbagai unsur masyarakat serta aparat pemerintahan dan keamanan. Yang menjadi sorotan dalam kegiatan ini adalah kehadiran Babinsa Desa Jatimulya, Serda Seoulistiyo Setiawan, yang aktif mengikuti jalannya acara dari awal hingga selesai.
Kegiatan yang dimulai pukul 10.30 WIB tersebut berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusiasme warga. Tradisi Mapag Sri sendiri merupakan warisan budaya masyarakat agraris sebagai bentuk rasa syukur sekaligus harapan atas hasil panen yang melimpah. Kehadiran aparat TNI melalui Babinsa dinilai menjadi simbol sinergitas antara unsur pertahanan dengan masyarakat dalam menjaga nilai-nilai kearifan lokal.
Serda Seoulistiyo Setiawan tampak berbaur dengan warga dan para tokoh yang hadir. Ia tidak hanya hadir secara formal, namun juga menunjukkan kepedulian terhadap pelestarian budaya desa. Kehadirannya mendapat apresiasi dari masyarakat yang merasa lebih aman dan nyaman selama kegiatan berlangsung.
Acara tersebut turut dihadiri oleh berbagai unsur penting di wilayah Kecamatan Terisi dan Desa Jatimulya. Camat Terisi yang diwakili oleh Kasi Pemerintahan, Ibu Riswati, hadir memberikan dukungan terhadap pelestarian tradisi lokal. Selain itu, Kuwu Jatimulya, Bapak Rastim, SH, juga tampak memimpin jalannya kegiatan dengan penuh khidmat.
Turut hadir pula Aipda Angga Nugraha, SH selaku Bhabinkamtibmas Desa Jatimulya yang bersama Babinsa memastikan situasi tetap kondusif. Sinergi antara TNI dan Polri ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat.
Sejumlah tokoh masyarakat dan perangkat desa juga meramaikan kegiatan tersebut, di antaranya Ketua BPBD Jatimulya Bapak H. Nono, Ketua LPM Bapak Gustirianto, tokoh masyarakat Bapak Eli Julaeli, serta pendamping desa Bapak Adung. Tidak ketinggalan, Ketua Karang Taruna Jatimulya, Bapak Tedi Andreas, bersama para pemuda turut ambil bagian dalam menyukseskan acara.
Seluruh pamong desa, ketua RW dan RT se-Desa Jatimulya juga hadir, menunjukkan kekompakan dan kebersamaan dalam menjaga tradisi leluhur. Kehadiran berbagai elemen ini memperkuat nilai gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat pedesaan.
Dalam keterangannya, Serda Seoulistiyo Setiawan menyampaikan bahwa kehadirannya sebagai Babinsa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial, sekaligus bentuk dukungan terhadap kegiatan masyarakat. Ia menegaskan pentingnya menjaga tradisi sebagai identitas budaya bangsa.
“Tradisi seperti Mapag Sri ini bukan hanya sekadar seremoni, tetapi juga memiliki makna mendalam bagi masyarakat. Kami sebagai aparat kewilayahan tentu mendukung penuh agar kegiatan seperti ini terus dilestarikan,” ujarnya.
Sementara itu, Kuwu Jatimulya, Bapak Rastim, SH, mengungkapkan rasa terima kasih atas kehadiran seluruh pihak, terutama Babinsa dan Bhabinkamtibmas yang telah membantu menjaga keamanan selama acara berlangsung.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Babinsa yang selalu aktif di tengah masyarakat. Ini menjadi bukti bahwa TNI selalu dekat dengan rakyat,” ungkapnya.
Selama kegiatan berlangsung, tidak ditemukan kendala berarti. Acara berjalan lancar hingga selesai dengan suasana yang kondusif. Warga tampak menikmati setiap rangkaian kegiatan yang penuh makna tersebut.
Tradisi Mapag Sri di Desa Jatimulya tahun 2026 ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga mempererat hubungan antara masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan. Sosok Serda Seoulistiyo Setiawan pun menjadi simbol nyata kehadiran negara di tengah-tengah rakyat, menjaga, melindungi, sekaligus merawat nilai-nilai budaya bangsa.
