HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Koptu Lukman Sidak Sembako di Terisi: Harga Cabai Rawit Tembus Rp60 Ribu, Daging Sapi Masih Tinggi!


Indramayu – Dinamika harga bahan pokok kembali menjadi perhatian serius aparat kewilayahan. Kali ini, Babinsa Koramil 1613/Terisi, Koptu Lukman, turun langsung melakukan monitoring dan pengecekan harga sembako di wilayah Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Minggu (19/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di tengah fluktuasi harga yang terus terjadi.

Sejak pukul 08.00 WIB, Koptu Lukman menyambangi toko sembako milik Eri yang berada di Blok Terisi Kidul, Desa Rajasinga. Dalam kegiatan tersebut, ia melakukan pengecekan langsung terhadap harga berbagai komoditas kebutuhan pokok yang menjadi konsumsi utama warga sehari-hari.

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa sebagian harga bahan pokok relatif stabil, namun beberapa komoditas mengalami tekanan harga yang cukup tinggi. Salah satu yang paling mencolok adalah cabai rawit hijau yang kini menembus angka Rp60.000 per kilogram. Harga ini tergolong tinggi dan berpotensi memberatkan masyarakat, terutama pelaku usaha kecil seperti pedagang makanan.

Selain cabai rawit, harga daging sapi juga masih berada di level tinggi, yakni Rp145.000 per kilogram. Angka ini menunjukkan bahwa komoditas daging merah masih belum mengalami penurunan signifikan dalam beberapa waktu terakhir.

Sementara itu, harga beras terpantau stabil di angka Rp13.000 per kilogram. Kondisi ini memberikan sedikit kelegaan bagi masyarakat mengingat beras merupakan kebutuhan pokok utama. Hal serupa juga terjadi pada minyak goreng yang berada di harga Rp16.000 per kilogram, serta telur ayam yang dijual seharga Rp30.000 per kilogram.

Untuk komoditas gula putih, harga tercatat sebesar Rp18.000 per kilogram. Angka ini menunjukkan adanya kecenderungan harga yang masih cukup tinggi dibandingkan periode sebelumnya. Meski demikian, pasokan di lapangan terpantau aman dan tidak mengalami kelangkaan.

Harga cabai merah berada di angka Rp32.000 per kilogram, relatif lebih rendah dibanding cabai rawit hijau. Perbedaan harga ini menunjukkan adanya variasi pasokan dan permintaan di pasar lokal. Sementara itu, bawang merah dijual seharga Rp36.000 per kilogram dan bawang putih Rp38.000 per kilogram, keduanya masih dalam kategori stabil meski tergolong tinggi.

Untuk komoditas protein hewani lainnya, daging ayam berada di angka Rp35.000 per kilogram. Harga ini dinilai masih terjangkau dibandingkan daging sapi, sehingga menjadi alternatif utama bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan protein.

Selama kegiatan monitoring berlangsung, situasi di lapangan terpantau aman dan kondusif. Koptu Lukman juga berinteraksi langsung dengan pedagang untuk menggali informasi terkait pasokan barang dan kendala yang dihadapi di lapangan. Dari hasil komunikasi tersebut, diketahui bahwa distribusi bahan pokok masih berjalan lancar meskipun terdapat fluktuasi harga pada beberapa komoditas.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk pengawasan, tetapi juga sebagai upaya nyata TNI dalam membantu pemerintah menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Monitoring rutin seperti ini dinilai penting untuk memberikan gambaran kondisi riil di lapangan sekaligus menjadi dasar pengambilan kebijakan oleh pihak terkait.

Dengan adanya pemantauan ini, diharapkan potensi lonjakan harga dapat segera diantisipasi. Pemerintah daerah bersama instansi terkait juga diharapkan terus memperkuat koordinasi guna menjaga kestabilan pasokan dan harga sembako di wilayah Indramayu, khususnya Kecamatan Terisi.

Langkah cepat dan responsif yang dilakukan Babinsa Koptu Lukman menjadi bukti nyata bahwa aparat kewilayahan memiliki peran strategis dalam menjaga kesejahteraan masyarakat, terutama di tengah tantangan ekonomi yang terus berkembang.

Posting Komentar