Babinsa Koramil Anjatan Bantu Penyeberangan Siswa, Wujud Kepedulian Keselamatan di Jalan Raya
Upaya menjaga keselamatan pelajar di jalan raya terus dilakukan aparat kewilayahan. Salah satunya ditunjukkan oleh anggota Koramil 1614/Anjatan, Kodim 0616/Indramayu, yang melaksanakan kegiatan pengamanan sekaligus membantu penyeberangan siswa di wilayah Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, Senin (20/4/2026) pagi.
Kegiatan tersebut dilakukan oleh Sertu Nur Amin di Jalan Raya Anjatan–Patrol, yang dikenal sebagai jalur cukup padat kendaraan, terutama pada jam berangkat sekolah. Sejak pukul 06.30 WIB hingga selesai, ia tampak sigap membantu para siswa menyeberang jalan guna menghindari potensi kecelakaan lalu lintas.
Adapun sasaran utama dalam kegiatan ini adalah para pelajar dari SMP Pemda dan SDN 1 Anjatan Utara yang setiap pagi harus melintasi jalan tersebut untuk menuju sekolah. Kehadiran aparat di lokasi dinilai sangat membantu, terutama bagi siswa yang masih membutuhkan pendampingan saat menyeberang.
Selain membantu penyeberangan, kegiatan ini juga mencakup pengaturan arus lalu lintas secara sederhana agar kendaraan yang melintas dapat mengurangi kecepatan dan memberikan prioritas kepada para pelajar. Langkah ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di kawasan tersebut.
Sertu Nur Amin menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap keselamatan masyarakat, khususnya anak-anak sekolah. Ia juga mengimbau kepada para pengguna jalan untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintas di kawasan sekolah pada jam sibuk pagi hari.
“Kami berupaya memberikan rasa aman kepada para siswa saat berangkat sekolah. Dengan adanya pendampingan, diharapkan mereka bisa menyeberang dengan lebih aman,” ujarnya.
Kegiatan pengamanan dan pendampingan ini mendapat respons positif dari masyarakat sekitar, termasuk para orang tua siswa. Mereka mengaku merasa lebih tenang dengan adanya kehadiran aparat yang membantu menjaga keselamatan anak-anak di jalan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau dalam keadaan tertib dan aman tanpa adanya gangguan berarti. Arus lalu lintas tetap berjalan lancar dengan pengaturan yang dilakukan di lapangan.
Kegiatan semacam ini diharapkan dapat terus dilakukan secara rutin sebagai bentuk sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman, khususnya bagi pelajar. Selain itu, kesadaran pengguna jalan juga menjadi faktor penting dalam mendukung keselamatan berlalu lintas.
Dengan adanya kehadiran aparat di titik-titik rawan, diharapkan potensi kecelakaan lalu lintas, khususnya yang melibatkan pelajar, dapat diminimalisir.
