Babinsa Koramil Terisi Terisi Cek Harga Sembako, Pastikan Stabilitas Kebutuhan Pokok Warga
Indramayu – Upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok terus dilakukan aparat teritorial di wilayah. Salah satunya melalui kegiatan monitoring langsung ke lapangan yang dilakukan oleh anggota Koramil 1613/Terisi di wilayah Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jumat, 3 April 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai. Monitoring dilakukan di salah satu toko sembako yang berada di Desa Loyang, Kecamatan Cikedung, sebagai bagian dari pengawasan rutin terhadap perkembangan harga kebutuhan pokok di masyarakat.
Anggota Koramil 1613/Terisi, Saep Pajarudin, turun langsung melakukan pengecekan harga sejumlah komoditas penting. Langkah ini bertujuan untuk memastikan harga bahan pokok tetap stabil serta terjangkau oleh masyarakat, sekaligus mengantisipasi potensi lonjakan harga di pasar.
Dari hasil pemantauan di lapangan, diketahui bahwa harga kebutuhan pokok relatif stabil. Beberapa komoditas utama yang dipantau antara lain beras berada di kisaran Rp13.000 per kilogram, minyak goreng Rp16.000 per kilogram, serta telur ayam Rp33.000 per kilogram.
Selain itu, harga jagung tercatat Rp10.000 per kilogram, gula pasir Rp17.000 per kilogram, dan kacang kedelai Rp19.000 per kilogram. Untuk komoditas hortikultura, bawang merah dijual seharga Rp44.000 per kilogram dan bawang putih Rp40.000 per kilogram.
Sementara itu, harga daging ayam berada di angka Rp38.000 per kilogram, sedangkan daging sapi mencapai Rp135.000 per kilogram. Secara umum, harga-harga tersebut dinilai masih dalam batas wajar dan tidak menunjukkan adanya lonjakan signifikan.
Menurut Babinsa, kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial untuk menjaga stabilitas ekonomi masyarakat di wilayah binaan. Selain itu, pemantauan harga juga menjadi langkah antisipatif terhadap potensi kelangkaan maupun spekulasi harga di pasaran.
“Kami rutin melakukan pengecekan agar perkembangan harga bisa terpantau dan masyarakat tetap mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar,” ujarnya.
Kegiatan ini juga menjadi sarana komunikasi antara aparat dan pelaku usaha, sehingga informasi terkait kondisi pasar dapat diperoleh secara langsung dan akurat. Dengan demikian, apabila ditemukan indikasi kenaikan harga yang tidak wajar, dapat segera dilaporkan dan ditindaklanjuti.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi berlangsung aman dan lancar. Tidak ditemukan kendala berarti baik dari sisi ketersediaan barang maupun distribusi kebutuhan pokok di wilayah tersebut.
Melalui kegiatan monitoring ini, diharapkan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di wilayah Kecamatan Cikedung dapat terus terjaga. Peran aktif aparat kewilayahan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung ketahanan ekonomi masyarakat, khususnya di tengah dinamika harga pasar.
Kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen TNI dalam membantu pemerintah menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan.
