HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Krangkeng Sidak Sembako! Harga Naik Diam-Diam Terungkap, Warga Diminta Waspada


Kabupaten Indramayu — Pergerakan harga kebutuhan pokok kembali menjadi sorotan. Babinsa Koramil 1610/Krangkeng, Serka Muksin, turun langsung melakukan monitoring harga sembako di Warung “Kasirih”, Desa Srengseng, Kecamatan Krangkeng, pada Kamis (9/4/2026) pagi.

Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya pengawasan wilayah sekaligus memastikan stabilitas harga bahan pokok di tengah masyarakat. Monitoring dilakukan secara langsung dengan mengecek harga di tingkat pedagang serta berinteraksi dengan pemilik warung.

Hasil pemantauan menunjukkan adanya sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan harga. Di antaranya telur ayam yang kini berada di angka Rp38.000 per kilogram, serta daging sapi yang menyentuh Rp150.000 per kilogram. Kenaikan juga terjadi pada gula pasir yang mencapai Rp16.000 per kilogram.

Tidak hanya itu, harga bawang merah terpantau naik menjadi Rp48.000 per kilogram, sementara bawang putih mencapai Rp42.000 per kilogram. Kacang kedelai juga mengalami kenaikan menjadi Rp19.000 per kilogram. Kondisi ini menjadi perhatian khusus karena komoditas tersebut merupakan kebutuhan harian masyarakat.

Sementara itu, beberapa bahan pokok lainnya masih terpantau stabil. Harga beras berada di angka Rp15.800 per kilogram, minyak goreng Rp16.000 per kilogram, serta daging ayam Rp38.000 per kilogram. Komoditas jagung juga masih berada di harga Rp11.000 per kilogram tanpa perubahan signifikan.

Menurut Serka Muksin, kenaikan harga pada sejumlah komoditas diduga dipengaruhi oleh faktor distribusi serta pasokan dari daerah penghasil. Meski demikian, kondisi secara umum masih tergolong aman dan tidak menimbulkan kepanikan di kalangan masyarakat.

“Kami terus melakukan pemantauan secara rutin untuk memastikan tidak terjadi lonjakan harga yang tidak terkendali. Kehadiran Babinsa di lapangan juga untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat,” ujarnya.

Wilayah Kecamatan Krangkeng sebagai salah satu kawasan padat aktivitas ekonomi menjadi fokus dalam pengawasan harga sembako. Stabilitas harga dinilai sangat penting untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.

Selain melakukan pengecekan harga, Babinsa juga memberikan imbauan kepada pedagang agar tetap menjaga kejujuran dalam berjualan dan tidak menaikkan harga secara sepihak. Hal ini penting untuk menjaga keseimbangan pasar dan mencegah keresahan warga.

Warga Desa Srengseng menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka merasa terbantu dengan adanya perhatian langsung dari aparat, terutama dalam memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan tidak melonjak drastis.

Sementara itu, Kodim 0616/Indramayu menegaskan bahwa kegiatan monitoring harga sembako akan terus dilakukan secara berkala di seluruh wilayah binaan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya preventif dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

Dengan adanya pengawasan langsung di lapangan, diharapkan potensi lonjakan harga dapat diantisipasi sejak dini. Aparat juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan adanya indikasi penimbunan atau permainan harga di pasaran.

Secara keseluruhan, kegiatan monitoring yang dilaksanakan di Desa Srengseng berjalan dengan tertib, aman, dan lancar. Tidak ditemukan kendala berarti selama kegiatan berlangsung.

Posting Komentar