HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Pelda Rastika Dampingi Penyemprotan Padi, Dukung Produktivitas Petani di Sliyeg


INDRAMAYU — Upaya meningkatkan hasil pertanian terus dilakukan melalui pendampingan langsung kepada petani di wilayah. Seperti yang dilakukan Babinsa Desa Sleman, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, yang turun langsung ke sawah membantu proses perawatan tanaman padi.

Kegiatan pendampingan tersebut dilaksanakan pada Rabu, 15 April 2026 mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai, dengan fokus pada penyemprotan tanaman padi di area persawahan Desa Sleman. Pendampingan ini menjadi bagian dari peran aktif TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional.

Babinsa Desa Sleman, Pelda Rastika dari Koramil 1607/Sliyeg, terjun langsung bersama petani dalam proses penyemprotan. Kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kesehatan tanaman dari serangan hama dan penyakit yang dapat menurunkan produktivitas hasil panen.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa mendampingi salah satu petani setempat, Kartawan, yang tengah melakukan penyemprotan di lahan pertaniannya. Proses ini merupakan salah satu tahap penting dalam perawatan tanaman padi agar dapat tumbuh optimal hingga masa panen.

Pelda Rastika mengatakan bahwa pendampingan ini merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk dukungan nyata terhadap para petani. Dengan keterlibatan langsung di lapangan, Babinsa dapat membantu memberikan motivasi serta memastikan kegiatan pertanian berjalan dengan baik.

“Pendampingan ini diharapkan dapat membantu petani dalam meningkatkan hasil produksi serta menjaga kualitas tanaman padi,” ujarnya.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani melalui hasil panen yang maksimal. Dengan perawatan yang tepat, tanaman padi diharapkan mampu menghasilkan produksi yang lebih baik.

Pendampingan seperti ini juga menjadi salah satu bentuk sinergi antara TNI dan masyarakat dalam sektor pertanian. Kehadiran Babinsa di tengah petani memberikan rasa aman sekaligus memperkuat hubungan antara aparat dan warga.

Kegiatan penyemprotan dilakukan secara menyeluruh di area persawahan dengan memperhatikan kondisi tanaman serta kebutuhan pupuk dan pestisida. Hal ini penting untuk memastikan tanaman padi tetap sehat dan terhindar dari gangguan yang dapat menghambat pertumbuhan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan kondusif. Petani dan Babinsa bekerja sama dengan baik hingga seluruh proses penyemprotan selesai.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB tanpa kendala yang berarti. Dokumentasi kegiatan turut dilampirkan sebagai bagian dari laporan pelaksanaan di lapangan.

Dengan adanya pendampingan ini, diharapkan para petani semakin termotivasi dalam mengelola lahan pertanian mereka. Selain itu, upaya ini juga menjadi kontribusi nyata dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

Ke depan, kegiatan pendampingan pertanian seperti ini akan terus dilakukan secara berkelanjutan guna memastikan sektor pertanian tetap menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah Kabupaten Indramayu.

Posting Komentar