HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Serda Nurdin Hadiri Tradisi Mapag Sri di Bugel, Wujud Sinergi TNI dan Kearifan Lokal


Indramayu — Tradisi adat Mapag Sri yang digelar masyarakat Desa Bugel, Kecamatan Patrol, Kabupaten Indramayu berlangsung meriah dan penuh makna, Senin (27/4/2026). Kegiatan budaya yang sarat nilai kearifan lokal ini turut dihadiri Babinsa Desa Bugel, Serda Nurdin dari Koramil 1614/Anjatan.

Acara yang dilaksanakan di Blok Plawad sejak pukul 15.00 WIB tersebut menjadi bagian dari tradisi masyarakat dalam menyambut musim panen sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil pertanian yang diperoleh.

Kehadiran Babinsa Serda Nurdin dalam kegiatan tersebut menunjukkan dukungan TNI terhadap pelestarian budaya lokal sekaligus mempererat hubungan dengan masyarakat di wilayah binaan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut tokoh masyarakat Desa Bugel, H. Surya Raksa beserta jajaran pamong desa, Ketua Adat Desa Bugel Caridam, serta warga setempat yang mengikuti kegiatan dengan antusias.

Dalam suasana penuh kebersamaan, masyarakat tampak menikmati rangkaian acara adat yang telah menjadi tradisi turun-temurun. Mapag Sri sendiri merupakan simbol penghormatan terhadap Dewi Sri sebagai lambang kesuburan dan kesejahteraan dalam budaya agraris masyarakat Jawa.

Serda Nurdin menyampaikan bahwa kehadirannya dalam kegiatan ini merupakan bagian dari tugas Babinsa untuk selalu dekat dengan masyarakat, termasuk dalam kegiatan sosial dan budaya.

“Kegiatan seperti ini sangat penting untuk menjaga kebersamaan dan melestarikan budaya lokal. Kami sebagai Babinsa tentu mendukung penuh kegiatan masyarakat,” ujarnya.

Selain sebagai bentuk pelestarian budaya, kegiatan Mapag Sri juga menjadi ajang silaturahmi antarwarga serta memperkuat rasa gotong royong di tengah masyarakat.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut juga memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus memperkuat sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan penuh kekeluargaan. Warga terlihat kompak mengikuti seluruh rangkaian acara hingga selesai.

Tradisi Mapag Sri di Desa Bugel ini diharapkan dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas budaya lokal, sekaligus menjadi daya tarik budaya yang memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kearifan lokal di tengah masyarakat.

Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk Babinsa, kegiatan adat seperti ini dapat terus hidup dan berkembang, serta menjadi bagian penting dalam menjaga harmoni sosial di wilayah Kabupaten Indramayu.

Posting Komentar