Babinsa Serka F. Apik Sidak Pasar Terisi! Harga Sembako Terkendali, Daging Sapi Tembus Rp150 Ribu
Indramayu — Upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok terus dilakukan jajaran TNI di wilayah. Kali ini, Babinsa Koramil 1613/Terisi, Serka F. Apik, turun langsung melakukan monitoring dan pengecekan harga sembako di Pasar Terisi, Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, Senin (13/4/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.30 WIB ini menjadi bagian dari langkah aktif aparat teritorial dalam memastikan kondisi ekonomi masyarakat tetap terkendali. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pasar tradisional tidak hanya memantau harga, tetapi juga memberikan rasa aman bagi para pedagang dan pembeli.
Dalam hasil pemantauan tersebut, secara umum harga kebutuhan pokok di wilayah Terisi terpantau relatif stabil, meskipun terdapat beberapa komoditas yang masih berada di level tinggi. Beras misalnya, berada di angka Rp13.000 per kilogram, sementara minyak goreng tercatat Rp16.000 per kilogram.
Harga telur ayam terpantau Rp33.000 per kilogram, yang masih menjadi perhatian karena termasuk kebutuhan pokok dengan tingkat konsumsi tinggi di masyarakat. Sementara itu, jagung berada di angka Rp10.000 per kilogram dan gula pasir Rp17.000 per kilogram.
Untuk komoditas lain, kacang kedelai dijual dengan harga Rp19.000 per kilogram. Bawang merah berada di angka Rp44.000 per kilogram, sedangkan bawang putih Rp40.000 per kilogram. Harga ini dinilai masih cukup tinggi, terutama bagi pelaku usaha kuliner kecil yang sangat bergantung pada bahan tersebut.
Pada sektor protein hewani, harga daging ayam tercatat Rp38.000 per kilogram. Namun yang menjadi sorotan adalah harga daging sapi yang menembus Rp150.000 per kilogram, menjadikannya sebagai salah satu komoditas dengan harga tertinggi di pasar saat ini.
Serka F. Apik menegaskan bahwa kegiatan monitoring ini merupakan bagian dari tugas rutin Babinsa dalam pembinaan wilayah. Ia memastikan bahwa tidak ada indikasi gangguan distribusi maupun praktik penimbunan yang dapat merugikan masyarakat.
“Kami turun langsung untuk memastikan harga tetap dalam kondisi wajar dan distribusi berjalan lancar,” ujarnya di sela kegiatan.
Selama pelaksanaan monitoring, situasi di Pasar Terisi terpantau aman, tertib, dan aktivitas jual beli berjalan normal. Para pedagang pun menyambut baik kehadiran Babinsa yang dinilai mampu menciptakan suasana kondusif.
Laporan ini disampaikan kepada Yth. Dandim 0616/Indramayu, dengan tembusan kepada Kasdim 0616/Indramayu dan Pasiterdim 0616/Indramayu, sebagai bentuk pertanggungjawaban serta bahan evaluasi dalam pengambilan kebijakan ke depan.
Kegiatan monitoring seperti ini dinilai sangat penting, terutama dalam menjaga stabilitas harga di tengah dinamika pasar yang terus berubah. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan pelaku pasar menjadi faktor kunci dalam menjaga keseimbangan ekonomi masyarakat.
Dengan adanya pengawasan rutin, diharapkan harga kebutuhan pokok di wilayah Terisi tetap terkendali dan tidak memberatkan masyarakat. Babinsa sebagai ujung tombak di lapangan akan terus hadir memastikan kondisi wilayah tetap aman, stabil, dan kondusif.
Di tengah fluktuasi harga yang terjadi di berbagai daerah, langkah cepat seperti yang dilakukan Serka F. Apik menjadi bukti nyata komitmen TNI dalam menjaga kesejahteraan masyarakat dari tingkat paling bawah.
