HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Serka Muksin Cek Gudang Bulog! 450 Ton Beras Aman, Stok Indramayu Dipastikan Terkendali


Indramayu — Di tengah kekhawatiran masyarakat terhadap stabilitas pangan, kabar menenangkan datang dari Kecamatan Krangkeng, Kabupaten Indramayu. Babinsa Desa Srengseng, Serka Muksin, turun langsung melakukan pengecekan gudang beras milik Bulog Kantor Cabang Indramayu yang berada di kawasan pergudangan Singakerta, Senin (13/4/2026).

Langkah ini menjadi bagian dari upaya pengawasan distribusi dan ketersediaan beras hasil serapan gabah petani (sergab) guna memastikan stok pangan tetap aman. Dalam pengecekan tersebut, terungkap bahwa gudang Bulog 2 yang berlokasi di Desa Srengseng memiliki kapasitas penyimpanan hingga 450 ton beras, dan seluruhnya dalam kondisi baik.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.05 WIB ini berlangsung di kompleks pergudangan Singakerta 2 unit filial PT Sinar Remaja Putra. Lokasi ini merupakan salah satu titik strategis penyimpanan beras di wilayah Indramayu yang berperan penting dalam menjaga cadangan pangan pemerintah.

Serka Muksin menyampaikan bahwa pengecekan dilakukan untuk memastikan kualitas dan kuantitas beras tetap terjaga. Dari hasil pemantauan di lapangan, tidak ditemukan adanya kerusakan maupun kendala dalam penyimpanan. Kondisi gudang dinilai layak dan aman untuk menjaga stabilitas stok dalam jangka waktu tertentu.

“Alhamdulillah, stok beras dalam kondisi baik dan aman. Ini penting untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, turut hadir pihak pengelola gudang dan petugas keamanan. Di antaranya Bapak Fauji selaku petugas keamanan Bulog 2, serta empat orang petugas dari PT Sinar Remaja Putra yang bertanggung jawab dalam operasional gudang.

Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan adanya koordinasi yang baik antara aparat TNI dan pengelola logistik pangan. Sinergi ini dinilai sangat penting dalam menjaga ketahanan pangan, terutama di daerah yang menjadi salah satu lumbung beras nasional seperti Indramayu.

Pengecekan gudang beras ini juga menjadi bagian dari pengawasan terhadap hasil serapan gabah petani. Program sergab sendiri bertujuan untuk menyerap hasil panen petani dengan harga yang layak, sekaligus menjaga stabilitas pasokan beras di pasaran.

Dengan kapasitas mencapai ratusan ton, gudang Bulog di wilayah Krangkeng menjadi salah satu penopang utama dalam menjaga ketersediaan beras, khususnya di tingkat lokal. Oleh karena itu, pengawasan secara rutin menjadi hal yang mutlak dilakukan.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman dan lancar tanpa adanya hambatan. Proses pengecekan berjalan sesuai rencana dan seluruh pihak yang terlibat menjalankan tugasnya dengan baik.

Laporan ini disampaikan kepada Yth. Komandan Kodim 0616/Indramayu sebagai bentuk pertanggungjawaban sekaligus bahan monitoring kondisi ketahanan pangan di wilayah. Langkah proaktif yang dilakukan Babinsa diharapkan mampu memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya terkait ketersediaan bahan pokok utama.

Di tengah dinamika harga dan distribusi pangan, kepastian stok beras menjadi faktor krusial dalam menjaga stabilitas ekonomi. Dengan kondisi gudang yang terpantau aman dan stok yang mencukupi, masyarakat diharapkan tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan beras dalam waktu dekat.

Kegiatan ini kembali menegaskan peran penting Babinsa sebagai ujung tombak TNI di wilayah, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Posting Komentar