Babinsa Sertu Ade Widarya Kawal Langsung Distribusi 12 Ton Benih Padi Inpari 32, Bukti Nyata TNI Hadir untuk Ketahanan Pangan Nasional
Gantar – Komitmen TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional kembali ditunjukkan melalui peran aktif Babinsa di wilayah binaan. Kali ini, Babinsa Desa Situraja, Sertu Ade Widarya, turun langsung mengawal kegiatan pendampingan pertanian berupa pendistribusian bantuan pemerintah berupa benih padi inbrida varietas Inpari 32 di Desa Situraja, Kecamatan Gantar, pada Kamis (09/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Blok Sijan tersebut dimulai pada pukul 12.10 WIB dan berjalan dengan tertib serta penuh antusias dari para petani penerima manfaat. Dalam kegiatan tersebut, pemerintah menyalurkan bantuan benih padi sebanyak 12.000 kilogram yang diperuntukkan bagi 10 kelompok tani di Desa Situraja. Masing-masing kelompok tani menerima sebanyak 1.200 kilogram benih unggul guna mendukung peningkatan produksi pertanian di wilayah tersebut.
Kehadiran Sertu Ade Widarya sebagai Babinsa Desa Situraja menjadi sorotan penting dalam kegiatan ini. Ia tidak hanya menjalankan fungsi pengawasan, tetapi juga memberikan pendampingan langsung kepada para petani agar bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah pihak terkait, di antaranya Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Situraja, Bapak Wahyu Dadang H, Ketua Gapoktan Desa Situraja, Bapak Rana, serta 10 ketua kelompok tani penerima bantuan. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam mendukung sektor pertanian.
Dalam keterangannya, Sertu Ade Widarya menegaskan bahwa pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan untuk membantu masyarakat, khususnya petani, dalam meningkatkan hasil pertanian. “Kami hadir untuk memastikan bahwa bantuan ini benar-benar sampai kepada yang berhak dan dapat dimanfaatkan dengan baik guna meningkatkan produktivitas pertanian,” ujarnya.
Program bantuan benih padi inbrida varietas Inpari 32 ini memiliki sejumlah tujuan strategis. Selain untuk meningkatkan produksi padi nasional, bantuan ini juga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen para petani. Dengan penggunaan benih unggul, petani dapat memperoleh hasil yang lebih maksimal dibandingkan dengan benih konvensional.
Tidak hanya itu, bantuan ini juga bertujuan untuk meningkatkan pendapatan petani, sehingga kesejahteraan mereka dapat terus meningkat. Dalam jangka panjang, program ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan nasional, yang menjadi salah satu prioritas utama pemerintah.
Lebih jauh, pendistribusian benih ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam mengintroduksi teknologi pertanian modern kepada para petani. Varietas Inpari 32 dikenal sebagai salah satu jenis padi unggul yang memiliki daya tahan tinggi terhadap hama serta potensi hasil yang tinggi, sehingga sangat cocok untuk dikembangkan di berbagai wilayah pertanian.
Para petani penerima bantuan menyambut baik program ini dan mengaku sangat terbantu dengan adanya dukungan dari pemerintah serta pendampingan dari Babinsa. Mereka berharap program serupa dapat terus berlanjut di masa mendatang guna mendukung keberlangsungan usaha tani mereka.
Kegiatan pendistribusian bantuan benih padi ini berakhir pada pukul 13.20 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan lancar. Tidak ditemukan kendala berarti selama proses berlangsung, berkat koordinasi yang baik antara seluruh pihak yang terlibat.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Desa Situraja dapat menjadi salah satu sentra produksi padi unggulan yang mampu berkontribusi signifikan terhadap ketahanan pangan daerah maupun nasional. Peran aktif Babinsa seperti yang ditunjukkan oleh Sertu Ade Widarya menjadi bukti nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam mendukung kesejahteraan rakyat.
