Babinsa Sertu Dedi Abdullah Pimpin Aksi Bersih-Bersih, Forkopimcam Anjatan Turun Gunung Atasi Gunungan Sampah!
Indramayu, 21 April 2026 — Persoalan sampah yang kerap menjadi keluhan masyarakat akhirnya ditangani secara langsung melalui aksi nyata di lapangan. Babinsa Desa Kedungwungu, Sertu Dedi Abdullah dari Koramil 1614/Anjatan, memimpin kegiatan karya bakti pembersihan sampah bersama unsur Forkopimcam di Desa Kedungwungu, Kecamatan Anjatan, Kabupaten Indramayu, Selasa (21/4/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB ini difokuskan pada area tempat pembuangan sampah yang selama ini menimbulkan bau tidak sedap dan mengganggu kenyamanan pengguna jalan yang melintas. Kondisi tersebut mendorong dilakukannya aksi bersama lintas instansi sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan.
Dalam kegiatan tersebut, Sertu Dedi Abdullah tidak bekerja sendiri. Ia bersinergi dengan petugas dari dinas lingkungan hidup serta unsur pimpinan kecamatan (Forkopimcam) Anjatan. Kolaborasi ini menunjukkan komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi masyarakat.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Camat Anjatan Sukanto, Kuwu Desa Kedungwungu H. Purwanto, Danramil Anjatan Kapten Inf Asmadi beserta anggota, perwakilan Kapolsek Anjatan Aiptu Fatoni, serta para pamong Desa Kedungwungu. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata dukungan penuh terhadap upaya penanganan masalah lingkungan di wilayah tersebut.
Aksi bersih-bersih dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan berbagai pihak. Sampah yang menumpuk di lokasi pembuangan diangkut dan dibersihkan guna mengurangi dampak pencemaran, terutama bau menyengat yang selama ini dikeluhkan warga dan pengguna jalan.
Menurut Sertu Dedi Abdullah, kegiatan karya bakti ini tidak hanya bertujuan membersihkan lingkungan, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan. “Kegiatan ini diharapkan bisa menjadi contoh dan memotivasi warga agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya di sela kegiatan.
Selain itu, peran aktif Babinsa dalam kegiatan seperti ini menjadi bagian dari tugas pembinaan teritorial TNI AD, khususnya dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan mampu menjadi motor penggerak dalam berbagai kegiatan sosial.
Camat Anjatan Sukanto juga mengapresiasi sinergi yang terjalin antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Ia menilai kolaborasi seperti ini sangat penting untuk menyelesaikan persoalan yang tidak bisa ditangani secara individu.
Masalah sampah sendiri menjadi isu yang cukup krusial di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Indramayu. Jika tidak ditangani dengan baik, sampah tidak hanya mencemari lingkungan tetapi juga berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kondisi lingkungan di sekitar Desa Kedungwungu menjadi lebih bersih, nyaman, dan sehat. Selain itu, kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kebersihan diharapkan semakin meningkat.
Selama pelaksanaan kegiatan, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan sesuai rencana tanpa kendala berarti.
Kegiatan karya bakti ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat mampu memberikan solusi konkret terhadap permasalahan lingkungan yang dihadapi bersama.
