Babinsa Sertu Dedi A. Kawal Istighosah dan Musdes Strategis, Percepatan Gerai KDKMP Kedungwungu
Indramayu – Langkah percepatan pembangunan desa kembali menunjukkan geliat positif di Kabupaten Indramayu. Kali ini, Desa Kedungwungu, Kecamatan Anjatan, menjadi pusat perhatian setelah digelarnya kegiatan istighosah sekaligus musyawarah desa (Musdes) yang membahas percepatan pembangunan gerai KDKMP, Kamis malam (2/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Desa Kedungwungu sejak pukul 21.30 WIB tersebut berjalan dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Tidak hanya menjadi ajang doa bersama, forum ini juga menjadi momentum penting dalam menentukan arah kebijakan pembangunan desa yang lebih strategis dan berkelanjutan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kuwu Desa Kedungwungu H. Purwanto, Babinsa Desa Kedungwungu Sertu Dedi A., Ketua BPD Aksan, perangkat desa, para ulama, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias mengikuti jalannya musyawarah.
Dalam forum tersebut, salah satu poin utama yang dibahas adalah perubahan lokasi pembangunan gerai KDKMP. Awalnya direncanakan berlokasi di Pustu (Puskesmas Pembantu), namun berdasarkan hasil koordinasi dan pertimbangan bersama, lokasi dialihkan ke wilayah aset desa di Wanguk Lor Barat.
Perubahan ini dinilai sebagai langkah strategis demi optimalisasi pemanfaatan aset desa sekaligus mempercepat realisasi pembangunan yang diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Babinsa Desa Kedungwungu, Sertu Dedi A., yang turut hadir dan aktif mengawal jalannya kegiatan, menegaskan pentingnya sinergi antara aparat, pemerintah desa, dan masyarakat dalam setiap proses pembangunan.
“Kegiatan seperti ini bukan hanya memperkuat nilai spiritual melalui istighosah, tetapi juga menjadi wadah musyawarah untuk mencapai mufakat demi kemajuan desa,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa keterlibatan TNI melalui peran Babinsa merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pembangunan desa serta upaya menjaga stabilitas wilayah agar tetap aman dan kondusif.
Sementara itu, Kuwu Desa Kedungwungu, H. Purwanto, menyampaikan bahwa percepatan pembangunan gerai KDKMP menjadi prioritas karena diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat desa. Ia juga mengapresiasi partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program tersebut.
“Kami berharap dengan adanya gerai KDKMP ini, roda perekonomian desa bisa semakin bergerak dan memberikan manfaat nyata bagi warga,” ungkapnya.
Kegiatan istighosah yang digelar sebelum musyawarah berlangsung menjadi simbol harapan dan doa bersama agar setiap rencana pembangunan diberikan kelancaran dan keberkahan. Para ulama memimpin doa dengan penuh khusyuk, diikuti seluruh peserta yang hadir.
Suasana kebersamaan terlihat begitu kuat, mencerminkan nilai gotong royong dan kekompakan warga Desa Kedungwungu. Hal ini menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan dan inklusif.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat kembali membuktikan peran strategis TNI sebagai pengayom sekaligus mitra masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh rencana yang telah disepakati dapat segera direalisasikan. Sinergi antara pemerintah desa, masyarakat, dan aparat diharapkan terus terjaga demi kemajuan Desa Kedungwungu ke depan.
Laporan kegiatan ini turut dilengkapi dengan dokumentasi sebagai bentuk pertanggungjawaban dan bahan evaluasi bagi komando atas.
Melalui kegiatan istighosah dan Musdes ini, Desa Kedungwungu menunjukkan bahwa kekuatan doa, musyawarah, dan kebersamaan adalah kunci utama dalam mendorong percepatan pembangunan serta kesejahteraan masyarakat.
