Babinsa Turun Tangan di Pagi Hari: Aksi Heroik Serma Tasnoto Amankan Puluhan Siswa di Jalan Raya Sliyeg
Kesigapan aparat teritorial kembali menjadi sorotan publik. Di tengah padatnya arus lalu lintas pagi, seorang Bintara Pembina Desa (Babinsa) menunjukkan dedikasi nyata dalam menjaga keselamatan generasi muda. Aksi sederhana namun penuh makna itu terlihat di depan SMPN 1 Sliyeg, Kabupaten Indramayu, saat puluhan siswa dibantu menyeberang jalan demi menghindari risiko kecelakaan.
Momen tersebut bukan sekadar rutinitas, melainkan cerminan kehadiran negara di tengah masyarakat. Ketika banyak pihak masih berbicara soal keselamatan lalu lintas, Babinsa justru turun langsung ke lapangan, memastikan para pelajar dapat memulai aktivitas belajar dengan aman dan nyaman. Peran aktif ini sekaligus mempertegas fungsi teritorial TNI yang tidak hanya fokus pada pertahanan, tetapi juga kepedulian sosial.
Kegiatan itu berlangsung pada Jumat pagi, 10 April 2026, sekitar pukul 06.15 WIB. Anggota Koramil 1607/Sliyeg yang bertugas sebagai Babinsa, Serma Tasnoto, terlihat sigap mengatur arus kendaraan sekaligus mendampingi siswa-siswi SMPN 1 Sliyeg saat hendak menyeberang jalan menuju lingkungan sekolah.
Arus kendaraan yang cukup ramai di jam berangkat sekolah menjadi perhatian utama. Tanpa pengamanan yang memadai, potensi kecelakaan terhadap pelajar cukup tinggi. Menyadari hal tersebut, Serma Tasnoto mengambil inisiatif untuk membantu menyeberangkan para siswa dengan penuh kehati-hatian.
Dalam kegiatan tersebut, turut hadir seorang tenaga pendidik, Bapak Guru Johadi, yang ikut mengawasi dan memastikan para siswa tetap tertib selama proses penyeberangan berlangsung. Sekitar 60 siswa tampak mengikuti arahan dengan disiplin, menunggu giliran sebelum menyeberang di bawah pengawasan Babinsa.
Aksi ini mendapat respons positif dari lingkungan sekolah. Kehadiran Babinsa dinilai sangat membantu, terutama dalam menciptakan rasa aman bagi siswa maupun orang tua yang mengantar anak-anak mereka. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi contoh nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.
Tak hanya sekadar membantu secara fisik, kehadiran Babinsa juga memberikan edukasi tidak langsung kepada siswa tentang pentingnya disiplin berlalu lintas. Dengan cara yang humanis, siswa diajak memahami bagaimana menyeberang jalan dengan benar serta pentingnya mematuhi aturan demi keselamatan bersama.
Kegiatan berlangsung hingga pukul 07.00 WIB dan berakhir dalam kondisi aman serta lancar. Tidak ada kendala berarti selama pelaksanaan, berkat koordinasi yang baik antara Babinsa, pihak sekolah, dan para siswa.
Langkah kecil seperti ini dinilai memiliki dampak besar dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat. Di tengah berbagai tantangan sosial, kehadiran aparat di level akar rumput menjadi kunci dalam menciptakan rasa aman sekaligus mempererat hubungan antara institusi negara dan warga.
Apa yang dilakukan Serma Tasnoto menjadi bukti bahwa tugas Babinsa tidak hanya sebatas pengawasan wilayah, tetapi juga menyentuh aspek kemanusiaan yang lebih luas. Mulai dari membantu warga, mendampingi kegiatan sosial, hingga memastikan keselamatan anak-anak di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa keselamatan pelajar di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. Peran aktif berbagai pihak, termasuk aparat teritorial, sangat dibutuhkan untuk meminimalisasi risiko kecelakaan, terutama di jam-jam rawan seperti pagi hari.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan berlalu lintas semakin meningkat. Selain itu, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis.
