HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Harga Sembako di Terisi Disorot, Babinsa Turun Langsung Pantau Kondisi Pasar


Upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok terus dilakukan aparat kewilayahan di Kabupaten Indramayu. Pada Senin (20/4/2026), anggota Koramil 1613/Terisi, Kopda Saep Pajarudin, melaksanakan kegiatan monitoring dan pengecekan harga sembako di sejumlah toko bahan pokok di wilayah Kecamatan Terisi.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut bertujuan untuk memastikan kondisi harga kebutuhan pokok tetap terkendali serta memantau kemungkinan adanya lonjakan harga di tingkat pedagang. Pemantauan dilakukan secara langsung dengan mendatangi toko sembako dan berinteraksi dengan para penjual.

Dari hasil monitoring di lapangan, harga sejumlah kebutuhan pokok terpantau relatif stabil, meskipun terdapat beberapa komoditas yang menjadi perhatian masyarakat. Untuk komoditas beras, harga tercatat berada di angka Rp13.000 per kilogram. Sementara minyak goreng dijual dengan harga Rp16.000 per kilogram.

Harga telur ayam berada di kisaran Rp33.000 per kilogram, sedangkan jagung dijual Rp10.000 per kilogram. Untuk gula pasir, harga terpantau di angka Rp17.000 per kilogram, sementara kacang kedelai mencapai Rp19.000 per kilogram.

Komoditas bumbu dapur seperti bawang merah dan bawang putih masing-masing dijual dengan harga Rp44.000 dan Rp40.000 per kilogram. Sementara itu, harga daging ayam berada di angka Rp38.000 per kilogram, dan daging sapi mencapai Rp135.000 per kilogram.

Kopda Saep Pajarudin menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas aparat teritorial dalam memantau kondisi ekonomi masyarakat, khususnya terkait ketersediaan dan harga bahan pokok di wilayah binaan.

“Monitoring ini dilakukan untuk mengetahui perkembangan harga di lapangan serta memastikan distribusi kebutuhan pokok tetap lancar,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa hingga saat ini aktivitas jual beli di toko sembako masih berjalan normal. Masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari tanpa kendala berarti, meskipun ada kekhawatiran terhadap potensi kenaikan harga di beberapa komoditas.

Selain melakukan pengecekan harga, Babinsa juga memberikan imbauan kepada para pedagang agar tetap menjaga kestabilan harga dan tidak melakukan penimbunan barang. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan masyarakat dan ketersediaan barang di pasaran.

Kegiatan monitoring tersebut mendapat respons positif dari para pedagang maupun masyarakat. Kehadiran aparat di tengah aktivitas pasar memberikan rasa aman sekaligus memastikan adanya pengawasan terhadap pergerakan harga.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di wilayah Terisi terpantau aman dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan maupun lonjakan harga yang signifikan di luar batas kewajaran.

Dengan adanya pemantauan rutin seperti ini, diharapkan potensi gejolak harga dapat diantisipasi sejak dini. Selain itu, koordinasi antara aparat dan pelaku usaha diharapkan dapat terus terjalin guna menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

Pemerintah dan aparat terkait juga diharapkan terus melakukan pengawasan secara berkala agar harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan terjangkau oleh masyarakat luas, terutama di tengah dinamika ekonomi yang terus berkembang.

Posting Komentar