HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

“Instruksi Tegas Danramil Sliyeg Menggema! Babinsa Didorong Jadi Garda Terdepan Kawal Program Nasional”


Indramayu – Suasana Makoramil 1607/Sliyeg pada Rabu (8/4/2026) tampak berbeda dari biasanya. Sejak pukul 09.30 WIB, seluruh anggota dan PNS berkumpul mengikuti kegiatan Jam Komandan Koramil yang dipimpin langsung oleh Danramil 1607/Sliyeg, Lettu Cke Anton Susilo, S.Kom. Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan momentum penting dalam memperkuat soliditas internal sekaligus menegaskan peran strategis Babinsa di wilayah binaan.

Dalam arahannya, Lettu Anton Susilo menyampaikan berbagai penekanan penting terkait pelaksanaan tugas ke depan. Ia menegaskan bahwa setiap prajurit harus memahami perannya secara utuh, tidak hanya sebagai aparat kewilayahan, tetapi juga sebagai ujung tombak dalam menjaga stabilitas dan mendukung pembangunan nasional di tingkat desa.

“Kedisiplinan, tanggung jawab, dan loyalitas adalah kunci utama. Setiap anggota harus mampu menjadi contoh di tengah masyarakat,” tegasnya di hadapan peserta kegiatan.

Selain itu, Danramil juga menyoroti pentingnya menjaga kesehatan, baik secara pribadi maupun dalam lingkup keluarga. Menurutnya, kondisi fisik dan mental yang prima menjadi fondasi utama dalam menjalankan tugas yang penuh dinamika di lapangan.

Tak hanya soal tugas operasional, perhatian terhadap kebersihan dan keamanan pangkalan juga menjadi bagian dari penekanan. Lettu Anton mengingatkan bahwa rasa memiliki terhadap lingkungan kerja harus tertanam dalam diri setiap anggota. “Koramil bukan hanya tempat bertugas, tetapi juga rumah kita bersama. Kebersihan dan keamanan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, semangat pengabdian sebagai Babinsa kembali digelorakan. Para anggota diminta untuk tetap berkomitmen menjalankan tugas pembinaan teritorial di desa masing-masing. Peran Babinsa dinilai sangat vital dalam menjembatani komunikasi antara TNI dan masyarakat, serta dalam mendeteksi dini potensi permasalahan di wilayah.

Yang paling menjadi sorotan dalam kegiatan ini adalah penyampaian penekanan dari Dandim 0616/Indramayu terkait percepatan pembangunan KDKMP (Kawasan Desa/Kelurahan Mandiri Pangan). Program nasional ini menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

Danramil menegaskan bahwa Babinsa harus terlibat aktif dalam setiap tahapan pembangunan KDKMP. Mulai dari pemantauan proses konstruksi, memberikan motivasi kepada para pekerja, hingga menjalin koordinasi yang intens dengan pemerintah desa.

“Babinsa tidak boleh hanya menjadi penonton. Harus hadir, terlibat, dan memastikan program ini berjalan sesuai rencana,” tegasnya dengan nada penuh penekanan.

Kehadiran Babinsa di lapangan diharapkan mampu memberikan dampak nyata, baik dalam percepatan pembangunan maupun dalam menjaga kualitas pelaksanaan program. Sinergi antara TNI dan pemerintah desa menjadi kunci keberhasilan program strategis ini.

Kegiatan Jam Danramil ini juga menjadi ajang evaluasi terhadap pelaksanaan tugas sebelumnya. Berbagai masukan dan catatan disampaikan sebagai bahan perbaikan ke depan. Komunikasi dua arah antara pimpinan dan anggota terlihat berjalan dengan baik, mencerminkan hubungan yang solid dan harmonis di lingkungan Koramil 1607/Sliyeg.

Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar. Seluruh peserta mengikuti rangkaian acara dengan penuh perhatian dan semangat.

Dengan adanya pengarahan ini, diharapkan seluruh anggota semakin memahami tugas dan tanggung jawabnya, serta mampu menjalankan peran secara optimal di tengah masyarakat. Instruksi yang disampaikan menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan tugas ke depan.

Semangat kebersamaan, kedisiplinan, dan dedikasi yang ditunjukkan dalam kegiatan ini menjadi cerminan kuatnya komitmen prajurit TNI AD, khususnya di wilayah Sliyeg, dalam mengabdi kepada bangsa dan negara.

Posting Komentar