Peltu Wargana Dampingi Kunjungan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid di Sukra, Tinjau Lahan 1.500 Hektare untuk Kawasan Industri
Indramayu – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) RI Nusron Wahid melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu, Minggu (19/4/2026). Kegiatan ini difokuskan pada peninjauan lokasi lahan yang direncanakan untuk pembangunan kawasan industri oleh PT. Global Artha Industri.
Kunjungan berlangsung di Dusun Cilodong, Desa Sukra Wetan, Kecamatan Sukra mulai pukul 12.10 WIB hingga selesai. Dalam agenda tersebut, Menteri ATR/BPN meninjau langsung kondisi lahan yang akan digunakan sebagai bagian dari rencana pengembangan kawasan industri di wilayah tersebut.
Turut hadir dalam kegiatan ini sejumlah pejabat dari tingkat pusat hingga daerah, di antaranya anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari Fraksi NasDem Ir. Sri Wahyuni Utami serta anggota DPRD Kabupaten Indramayu dari Fraksi NasDem Mohamad Ainun Nadjib, S.H. Hadir pula Camat Sukra Sigit Widiyanto bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).
Dari unsur TNI, kegiatan ini didampingi oleh Peltu Wargana yang mewakili Danramil 1614/Anjatan. Sementara dari kepolisian, Kapolsek Sukra Iptu Andi turut melakukan pengamanan dan pemantauan jalannya kegiatan.
Selain itu, para kepala desa di wilayah sekitar juga turut hadir, di antaranya Kuwu Sukra Wetan Wanto, Kuwu Tegal Taman Makrus, Kuwu Karang Layung H. Casmana, Kuwu Sumuradem H. Bisri, serta Kuwu Mekarsari Cato. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bagian penting dalam memastikan kelancaran komunikasi antara pemerintah dan masyarakat terkait rencana pembangunan tersebut.
Dalam kunjungannya, Nusron Wahid meninjau secara langsung kondisi geografis dan kesiapan lahan yang direncanakan untuk proyek industri. Berdasarkan informasi di lokasi, luas lahan yang akan digunakan mencapai kurang lebih 1.500 hektare, yang tersebar di wilayah Kecamatan Sukra.
Rencana pembangunan kawasan industri oleh PT. Global Artha Industri ini diharapkan dapat menjadi salah satu motor penggerak ekonomi di Kabupaten Indramayu. Selain itu, proyek tersebut juga diproyeksikan mampu membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat setempat.
Suasana selama kegiatan berlangsung terpantau aman, tertib, dan kondusif. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat terlihat dalam mendukung kelancaran agenda kunjungan kerja tersebut.
Kehadiran aparat kewilayahan seperti Babinsa dan unsur Koramil juga menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas keamanan selama kegiatan berlangsung. Pendampingan ini sekaligus menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung program pembangunan nasional di daerah.
Kunjungan kerja ini menjadi langkah awal dalam proses perencanaan pengembangan kawasan industri di Kecamatan Sukra. Pemerintah berharap, dengan adanya peninjauan langsung dari Menteri ATR/BPN, proses perencanaan hingga realisasi pembangunan dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Dengan potensi lahan yang luas dan posisi strategis, wilayah Sukra dinilai memiliki peluang besar untuk berkembang menjadi kawasan industri baru di Indramayu. Pemerintah daerah pun diharapkan dapat terus bersinergi dengan berbagai pihak guna memastikan pembangunan berjalan berkelanjutan dan tetap memperhatikan aspek sosial serta lingkungan.
