HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

TNI Turun ke Sawah! Babinsa Sliyeg Gaspol Dampingi Petani, Kejar Target Ketahanan Pangan


Indramayu — Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional terus digencarkan hingga ke tingkat desa. Kali ini, aparat TNI dari Koramil 1607/Sliyeg turun langsung ke area persawahan untuk mendampingi petani dalam meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

Kegiatan pendampingan tersebut dilakukan pada Jumat (24/4/2026) sekitar pukul 10.00 WIB di area persawahan Blok Lor, Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu. Babinsa Koramil 1607/Sliyeg, Kopda Irwantho, terlihat aktif mendampingi petani dalam aktivitas pengelolaan lahan.

Pendampingan ini merupakan bagian dari program TNI dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama ketahanan pangan nasional. Kehadiran Babinsa di tengah sawah diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus solusi atas berbagai kendala yang dihadapi petani.

“Kami hadir untuk membantu dan memastikan para petani dapat mengelola lahannya dengan optimal. Harapannya, hasil panen bisa meningkat dan kesejahteraan petani ikut terangkat,” ujar Kopda Irwantho.

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa berinteraksi langsung dengan petani setempat, salah satunya Bapak Ali, yang tengah mengelola lahan pertaniannya. Diskusi ringan hingga berbagi pengalaman menjadi bagian dari pendekatan yang dilakukan guna memperkuat hubungan antara aparat dan masyarakat.

Pendampingan tidak hanya sebatas memantau aktivitas di lapangan, tetapi juga memberikan dorongan kepada petani untuk memanfaatkan teknik pertanian yang lebih efektif dan efisien. Dengan cara ini, produktivitas lahan diharapkan dapat meningkat secara signifikan.

Petani Desa Tugu menyambut baik kehadiran Babinsa yang dinilai memberikan dampak positif terhadap semangat kerja mereka. Dukungan langsung dari aparat membuat petani merasa lebih diperhatikan dalam menjalankan aktivitas pertanian sehari-hari.

“Kami jadi lebih semangat. Kehadiran Babinsa memberikan motivasi dan rasa aman bagi kami,” ungkap Bapak Ali.

Kegiatan pendampingan ini juga menjadi bagian dari upaya monitoring kondisi pertanian di wilayah Kecamatan Sliyeg. Melalui keterlibatan langsung, Babinsa dapat mengetahui secara detail berbagai kebutuhan dan kendala yang dihadapi petani.

Selain itu, peran Babinsa juga penting dalam menjembatani komunikasi antara petani dan instansi terkait. Jika terdapat permasalahan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, Babinsa dapat membantu menyampaikan kepada pihak yang berwenang.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan lancar. Aktivitas pertanian berjalan sebagaimana mestinya tanpa hambatan berarti.

Kegiatan yang berlangsung hingga sekitar pukul 11.00 WIB ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan sektor pertanian. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat terus berlanjut guna menjaga stabilitas pangan di daerah.

Peran aktif TNI melalui Babinsa dalam pendampingan pertanian menunjukkan komitmen kuat dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga turut berkontribusi dalam meningkatkan kualitas hidup petani.

Dengan langkah nyata seperti ini, harapan untuk mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan semakin terbuka lebar, khususnya di wilayah Kabupaten Indramayu yang dikenal sebagai salah satu lumbung padi nasional.

Posting Komentar