Aksi Nyata Babinsa Mundakjaya! Pelda Eryana Turun ke Sawah Kawal Padi Lokal, Ketahanan Pangan Indramayu Makin Kuat
Indramayu – Komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali terlihat nyata di lapangan. Kali ini, anggota Koramil 1613/Terisi, Pelda Eryana yang bertugas sebagai Babinsa Desa Mundakjaya, turun langsung ke area persawahan untuk melakukan pendampingan pertanian sekaligus pengecekan tanaman padi milik warga, Jumat (1/5/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 09.00 WIB tersebut berlangsung di Blok Munjul, Desa Mundakjaya, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu. Pelda Eryana terlihat aktif mendampingi petani dalam memantau kondisi tanaman padi varietas lokal jenis kebo milik Muhaemin, anggota Kelompok Tani (Poktan) Tani Mulus.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pendampingan pertanian dalam Musim Tanam (MT) 1 tahun 2026 yang terus digencarkan oleh jajaran TNI AD, khususnya melalui peran Babinsa di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa di tengah para petani diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus memastikan proses budidaya berjalan optimal.
Pelda Eryana mengatakan bahwa keterlibatan dirinya dalam kegiatan pertanian bukan sekadar rutinitas, melainkan bentuk tanggung jawab dalam membantu petani meningkatkan hasil produksi. Ia juga menekankan pentingnya pemantauan langsung agar setiap kendala di lapangan dapat segera diatasi.
“Kami hadir untuk memastikan tanaman padi tumbuh dengan baik serta membantu petani jika menghadapi kesulitan, baik dari segi teknis maupun kondisi lingkungan,” ujarnya di sela kegiatan.
Dalam pengecekan tersebut, kondisi tanaman padi varietas lokal kebo terpantau dalam keadaan cukup baik. Meski demikian, Pelda Eryana tetap memberikan sejumlah masukan kepada petani terkait perawatan tanaman, termasuk pengelolaan air dan antisipasi hama yang berpotensi menyerang.
Pendampingan ini juga menjadi bagian dari sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Indramayu sebagai salah satu lumbung padi nasional memiliki peran strategis dalam menyuplai kebutuhan beras, sehingga perhatian terhadap sektor pertanian menjadi prioritas utama.
Muhaemin, selaku pemilik lahan, mengaku sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa di lapangan. Menurutnya, pendampingan yang dilakukan tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menambah wawasan dalam mengelola pertanian secara lebih efektif.
“Kami merasa diperhatikan. Dengan adanya pendampingan seperti ini, kami jadi lebih semangat dan yakin hasil panen bisa lebih baik,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar tanpa kendala berarti. Selain melakukan pengecekan tanaman, Pelda Eryana juga menyempatkan diri berdialog dengan anggota Poktan Tani Mulus guna menyerap aspirasi dan mengetahui kondisi riil yang dihadapi para petani.
Peran aktif Babinsa dalam sektor pertanian ini menjadi bukti nyata bahwa TNI tidak hanya fokus pada aspek pertahanan, tetapi juga berkontribusi dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Pendampingan yang dilakukan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional dari tingkat desa.
Dengan berakhirnya kegiatan tersebut dalam keadaan aman dan kondusif, diharapkan sinergi antara aparat dan petani terus terjalin dengan baik. Upaya ini menjadi langkah strategis dalam menghadapi berbagai tantangan sektor pertanian di masa mendatang.
