HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Kopda Saep Pajarudin Sidak Harga Sembako di Terisi, Harga Telur dan Bawang Merah Jadi Sorotan


INDRAMAYU – Perkembangan harga kebutuhan pokok di wilayah Kecamatan Terisi, Kabupaten Indramayu, terus menjadi perhatian aparat kewilayahan. Untuk memastikan stabilitas harga dan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat, anggota Koramil 1613/Terisi, Kopda Saep Pajarudin, turun langsung melakukan monitoring dan pengecekan harga sembako di sejumlah toko sembako di wilayah binaannya, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan monitoring dimulai sejak pukul 08.00 WIB hingga selesai dengan menyasar beberapa kios dan toko kebutuhan pokok yang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat setempat. Kehadiran Babinsa di tengah pasar dan toko sembako mendapat perhatian dari warga maupun pedagang yang tengah melakukan aktivitas jual beli.

Monitoring harga kebutuhan pokok tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian aparat teritorial terhadap kondisi ekonomi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mengetahui secara langsung perkembangan harga bahan pangan di lapangan sekaligus mengantisipasi kemungkinan terjadinya lonjakan harga yang dapat memengaruhi daya beli masyarakat.

Dari hasil pengecekan yang dilakukan Kopda Saep Pajarudin, sejumlah komoditas kebutuhan pokok masih berada pada harga relatif stabil. Harga beras tercatat Rp13.000 per kilogram, sementara minyak goreng berada di angka Rp16.000 per kilogram. Untuk gula pasir dijual dengan harga Rp17.000 per kilogram dan jagung Rp10.000 per kilogram.

Namun demikian, beberapa komoditas lain terpantau memiliki harga cukup tinggi, terutama telur ayam dan bawang merah. Harga telur ayam saat ini mencapai Rp33.000 per kilogram, sedangkan bawang merah menembus Rp44.000 per kilogram. Kondisi tersebut menjadi perhatian masyarakat karena kedua komoditas tersebut termasuk kebutuhan harian rumah tangga yang banyak digunakan.

Selain itu, harga bawang putih masih bertahan di angka Rp40.000 per kilogram. Kacang kedelai dijual Rp19.000 per kilogram, daging ayam Rp38.000 per kilogram, serta daging sapi mencapai Rp135.000 per kilogram.

Menurut sejumlah pedagang, fluktuasi harga kebutuhan pokok dipengaruhi faktor distribusi barang dari pemasok serta kondisi permintaan pasar. Meski ada beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga dibanding pekan sebelumnya, aktivitas perdagangan di wilayah Terisi masih berjalan normal dan belum menimbulkan kepanikan masyarakat.

Kopda Saep Pajarudin mengatakan kegiatan monitoring harga sembako rutin dilakukan sebagai bagian dari tugas pembinaan teritorial di wilayah binaan. Dengan turun langsung ke lapangan, Babinsa dapat mengetahui kondisi nyata masyarakat sekaligus memperoleh informasi terkini mengenai perkembangan harga kebutuhan pokok.

“Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memastikan kondisi harga sembako di wilayah tetap terkendali dan kebutuhan masyarakat tetap tersedia. Kami juga terus berkoordinasi dengan pedagang untuk memantau perkembangan harga di pasaran,” ujarnya saat melakukan pengecekan di toko sembako wilayah Terisi.

Ia menambahkan bahwa stabilitas harga pangan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat. Oleh sebab itu, aparat kewilayahan terus melakukan pemantauan agar kondisi pasar tetap aman dan kondusif.

Pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas masyarakat di toko sembako masih berjalan lancar. Warga tetap melakukan pembelian kebutuhan harian seperti biasa meski beberapa harga bahan pokok mengalami kenaikan. Para pedagang berharap pasokan barang dari distributor tetap lancar agar harga kebutuhan pokok tidak terus mengalami peningkatan.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan monitoring harga sembako juga dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus meningkatkan komunikasi antara aparat dan masyarakat. Langkah tersebut menjadi bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kondisi sosial dan ekonomi warga di wilayah binaannya.

Selama kegiatan monitoring berlangsung, situasi di wilayah Koramil 1613/Terisi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kegiatan berjalan lancar hingga selesai tanpa adanya kendala berarti. Monitoring harga kebutuhan pokok ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga pangan serta memberikan rasa tenang bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Posting Komentar