Babinsa Pelda H. Suganda Turun ke Sawah, Dampingi Petani Cikedung Olah Lahan MT II 2026
INDRAMAYU – Komitmen TNI dalam mendukung ketahanan pangan nasional kembali terlihat di wilayah Kabupaten Indramayu. Babinsa Desa Jambak, Pelda H. Suganda, anggota Koramil 1613/Terisi, turun langsung ke area persawahan untuk mendampingi petani dalam kegiatan pengolahan lahan musim tanam (MT) II Tahun 2026 di Desa Jambak, Kecamatan Cikedung, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan pendampingan dimulai sejak pukul 08.30 WIB hingga selesai dengan menyasar lahan pertanian milik Rohidin seluas sekitar 400 bata yang berada di area persawahan Blok Maja, Desa Jambak. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pertanian mendapat sambutan positif dari petani setempat yang tengah mempersiapkan lahan untuk musim tanam kedua tahun ini.
Pendampingan pertanian yang dilakukan Pelda H. Suganda merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah dalam memperkuat sektor pertanian dan menjaga stabilitas pangan nasional. Dalam kegiatan tersebut, Babinsa turut membantu sekaligus memberikan motivasi kepada petani agar proses pengolahan lahan dapat berjalan maksimal.
Di tengah tantangan sektor pertanian yang dipengaruhi cuaca dan biaya produksi, kehadiran aparat kewilayahan di sawah dinilai mampu memberikan semangat tersendiri bagi para petani. Tidak hanya melakukan komunikasi sosial, Babinsa juga ikut memastikan kesiapan lahan agar proses tanam MT II dapat berlangsung tepat waktu.
Pelda H. Suganda mengatakan bahwa pendampingan pertanian menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian TNI terhadap masyarakat, khususnya para petani yang memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan pangan daerah maupun nasional.
“Kami terus mendampingi para petani mulai dari tahap pengolahan lahan hingga masa panen. Pendampingan ini dilakukan agar petani semakin semangat dan proses tanam berjalan sesuai target,” ujarnya di sela kegiatan.
Ia menambahkan, Kecamatan Cikedung merupakan salah satu wilayah pertanian produktif di Kabupaten Indramayu yang memiliki kontribusi cukup besar terhadap hasil panen padi. Karena itu, sinergi antara petani, pemerintah, dan aparat kewilayahan sangat diperlukan demi menjaga produktivitas pertanian tetap optimal.
Sementara itu, Rohidin selaku pemilik lahan mengaku senang dengan adanya pendampingan dari Babinsa. Menurutnya, kehadiran aparat TNI di tengah aktivitas pertanian memberikan motivasi sekaligus menunjukkan perhatian terhadap kondisi petani di lapangan.
“Kami merasa terbantu dan lebih semangat karena Babinsa ikut turun langsung ke sawah bersama petani,” katanya.
Pantauan di lokasi menunjukkan proses pengolahan lahan berjalan lancar. Para petani tampak mulai mempersiapkan sawah untuk memasuki tahap penanaman pada musim tanam kedua tahun 2026. Aktivitas pertanian di wilayah tersebut juga terlihat cukup aktif seiring dimulainya persiapan tanam di sejumlah area persawahan Kecamatan Cikedung.
Program pendampingan pertanian yang dilakukan Babinsa selama ini dinilai memiliki dampak positif bagi masyarakat. Selain memperkuat hubungan antara TNI dan warga, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menjaga ketahanan pangan nasional dari tingkat desa.
Keterlibatan Babinsa dalam sektor pertanian juga membuktikan bahwa TNI tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan wilayah, tetapi turut hadir membantu masyarakat dalam berbagai bidang kehidupan, termasuk mendukung kesejahteraan petani.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di area persawahan Desa Jambak terpantau aman, tertib, dan kondusif. Pendampingan pengolahan lahan MT II Tahun 2026 berjalan lancar hingga selesai tanpa kendala berarti.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan produktivitas pertanian di wilayah Kecamatan Cikedung terus meningkat sehingga mampu mendukung kebutuhan pangan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah di Kabupaten Indramayu.
