HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Serka Dadan Turun ke Sawah, Dorong Produktivitas Petani demi Ketahanan Pangan Nasional


INDRAMAYU – Peran aktif TNI dalam mendukung sektor pertanian kembali terlihat di wilayah Indramayu. Babinsa Koramil 1607/Sliyeg, Serka Dadan Wahyudin, terjun langsung ke area persawahan untuk melakukan pendampingan kepada para petani di Desa Tugu Kidul, Kecamatan Sliyeg, Minggu (3/5/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Blok Rawa tersebut dimulai sekitar pukul 10.00 WIB, dengan fokus pada upaya peningkatan produktivitas pertanian sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional. Kehadiran Babinsa di tengah para petani menjadi bentuk nyata komitmen TNI dalam memperkuat sektor pangan dari tingkat desa.

Dalam kegiatan tersebut, Serka Dadan Wahyudin berinteraksi langsung dengan petani setempat, di antaranya Riyon dan Jono, yang merupakan warga Desa Tugu Kidul. Pendampingan dilakukan dengan memberikan motivasi, berdiskusi mengenai kondisi pertanian, serta memastikan proses pengolahan lahan berjalan optimal.

Langkah ini menjadi bagian dari strategi pembinaan teritorial yang tidak hanya berfokus pada keamanan, tetapi juga pada kesejahteraan masyarakat. Sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi desa menjadi perhatian serius, terutama dalam menghadapi tantangan produksi dan distribusi pangan.

“Pendampingan ini bertujuan untuk membantu petani meningkatkan hasil panen serta mendorong kesejahteraan mereka. Selain itu, ini juga bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan nasional,” ujar Serka Dadan di sela kegiatan.

Ia menambahkan, keterlibatan Babinsa di lapangan diharapkan mampu memberikan semangat bagi para petani untuk terus mengoptimalkan lahan pertanian mereka. Dengan adanya pendampingan, berbagai kendala yang dihadapi petani dapat didiskusikan secara langsung dan dicari solusi bersama.

Para petani pun menyambut baik kehadiran Babinsa di area persawahan. Mereka merasa terbantu, baik dari sisi motivasi maupun perhatian yang diberikan terhadap sektor pertanian di desa mereka.

Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, khususnya petani. Interaksi yang terjalin secara langsung menciptakan kedekatan emosional serta memperkuat kerja sama dalam mendukung pembangunan di sektor pertanian.

Pendampingan pertanian yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari program berkelanjutan yang bertujuan menjaga stabilitas produksi pangan. Dalam jangka panjang, langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kemandirian pangan di tingkat daerah maupun nasional.

Sekitar pukul 11.00 WIB, kegiatan pendampingan selesai dilaksanakan dalam keadaan aman dan lancar. Meski berlangsung singkat, kegiatan ini memberikan dampak positif bagi para petani yang terlibat.

Dengan adanya keterlibatan aktif aparat seperti Babinsa, sektor pertanian di wilayah Sliyeg diharapkan semakin berkembang. Upaya ini sekaligus menjadi bukti bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat dapat menjadi kekuatan besar dalam menjaga ketahanan pangan di tengah berbagai tantangan yang ada.

Posting Komentar