HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Serma Ahmad Sugito Kawal Ubinan Padi, Hasil Panen Tembus 10 Ton/Ha di Terisi


INDRAMAYU — Kabar menggembirakan datang dari sektor pertanian di Kabupaten Indramayu. Panen perdana musim tanam (MT) I tahun 2026 di Desa Cibereng, Kecamatan Terisi menunjukkan hasil yang menjanjikan, dengan produktivitas padi mencapai 10 ton per hektare.

Capaian tersebut diketahui melalui kegiatan ubinan yang dilaksanakan di areal persawahan Blok 3 Desa Cibereng, Rabu (6/5/2026). Ubinan dilakukan pada lahan seluas 2,5 x 2,5 meter milik Kelompok Tani (Poktan) Cahaya Tani yang diketuai Nurcahya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Boy Billy Prima, perwakilan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Terisi Nia Kurnia, Babinsa Desa Cibereng Serma Ahmad Sugito, Petugas Pengendali Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) Tawin, serta para petani setempat.

Dari hasil ubinan, varietas padi lokal yang ditanam menunjukkan performa yang cukup baik. Dalam satu petak ubinan tercatat jumlah rumpun sebanyak 56 dengan rata-rata 40 batang per rumpun. Sementara jumlah bulir padi mencapai 231 butir.

Hasil panen dari ubinan tersebut mencapai 8 kilogram, yang jika dikonversikan setara dengan produktivitas sekitar 10 ton per hektare. Angka ini dinilai cukup tinggi dan menjadi indikator positif bagi hasil panen petani di wilayah tersebut.

Babinsa Desa Cibereng, Serma Ahmad Sugito, menyampaikan bahwa kegiatan ubinan ini bertujuan untuk mengetahui secara akurat potensi hasil panen petani. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi motivasi bagi petani untuk terus meningkatkan produktivitas.

“Hasil ini cukup menggembirakan dan diharapkan dapat meningkatkan semangat petani dalam mengelola lahan pertanian mereka,” ujarnya.

Sementara itu, pihak BPP Terisi menilai bahwa keberhasilan ini tidak terlepas dari peran aktif petani dalam menerapkan teknik budidaya yang tepat, serta dukungan dari berbagai pihak, termasuk penyuluh pertanian dan aparat kewilayahan.

Kegiatan ubinan menjadi salah satu metode penting dalam sektor pertanian untuk mengukur hasil produksi secara objektif. Data yang diperoleh dapat digunakan sebagai acuan dalam evaluasi maupun perencanaan musim tanam berikutnya.

Dengan hasil yang cukup tinggi ini, petani di Desa Cibereng diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan serta berkontribusi dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Indramayu sendiri dikenal sebagai salah satu lumbung padi nasional yang memiliki peran strategis dalam memenuhi kebutuhan beras.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di lokasi terpantau aman dan lancar. Para petani yang hadir juga tampak antusias mengikuti proses ubinan hingga selesai.

Ke depan, diharapkan capaian ini dapat terus dipertahankan bahkan ditingkatkan, sehingga sektor pertanian di Indramayu semakin kuat dan mampu menghadapi berbagai tantangan ke depan.

Posting Komentar