HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Serma Nanda Wicaksono Turun Bersama Aparat, Harga Sembako di Tukdana Terpantau Stabil di Tengah Dinamika Pasar


INDRAMAYU – Upaya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok terus dilakukan aparat di wilayah Indramayu. Kali ini, Babinsa Koramil 1606/Tukdana, Serma Nanda Wicaksono, bersama jajaran Polsek dan Satpol PP Kecamatan Tukdana, turun langsung ke lapangan melakukan monitoring harga sembako di Pasar Tukdana, Rabu (3/5/2026).

Kegiatan yang dilakukan sejak pagi hari tersebut menyasar sejumlah toko dan kios sembako di wilayah Kecamatan Tukdana. Monitoring dilakukan guna memastikan kondisi harga bahan pokok tetap terkendali serta tidak terjadi lonjakan yang dapat memberatkan masyarakat.

Dalam kegiatan tersebut, aparat gabungan melakukan pengecekan langsung kepada para pedagang terkait harga jual berbagai komoditas utama. Hasilnya menunjukkan bahwa secara umum harga sembako di Pasar Tukdana masih relatif stabil, meskipun tetap berada dalam pengawasan ketat.

Adapun harga beras tercatat berada di angka Rp13.000 per kilogram, sementara minyak goreng dijual dengan harga Rp15.000 per kilogram. Komoditas lainnya seperti jagung berada di harga Rp12.000 per kilogram, dan kedelai Rp13.000 per kilogram.

Untuk kebutuhan gula pasir, harga saat ini berada di kisaran Rp16.000 per kilogram. Sementara itu, harga bawang merah mencapai Rp45.000 per kilogram dan bawang putih Rp42.000 per kilogram, yang masih tergolong cukup tinggi dibanding komoditas lainnya.

Di sektor protein hewani, daging sapi dijual dengan harga Rp140.000 per kilogram, sedangkan daging ayam berada di angka Rp35.000 per kilogram. Untuk telur ayam, harga tercatat Rp30.000 per kilogram, yang masih dalam kategori stabil di pasar tradisional.

Serma Nanda Wicaksono menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas ekonomi masyarakat, khususnya terkait kebutuhan pokok sehari-hari.

“Kami bersama unsur terkait turun langsung untuk memastikan harga tetap terkendali dan ketersediaan barang mencukupi. Ini penting agar masyarakat tidak mengalami kesulitan,” ujarnya di sela kegiatan.

Ia menambahkan, pemantauan rutin seperti ini juga bertujuan untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga yang bisa terjadi sewaktu-waktu akibat faktor distribusi, pasokan, maupun meningkatnya permintaan pasar.

Kehadiran aparat gabungan di pasar juga memberikan rasa aman bagi pedagang dan pembeli. Aktivitas jual beli berlangsung lancar tanpa adanya gangguan, mencerminkan kondisi pasar yang kondusif dan tertib.

Meski harga beberapa komoditas seperti bawang masih relatif tinggi, secara keseluruhan kondisi pasar di Tukdana dinilai masih stabil. Hal ini menjadi indikator bahwa distribusi bahan pokok masih berjalan dengan baik.

Pemerintah daerah diharapkan terus melakukan pengawasan serta mengambil langkah cepat jika terjadi perubahan harga yang signifikan. Sementara itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap bijak dalam berbelanja dan tidak melakukan pembelian secara berlebihan.

Dengan adanya monitoring langsung dari aparat seperti yang dilakukan Serma Nanda Wicaksono, diharapkan stabilitas harga sembako di wilayah Tukdana dapat terus terjaga, sehingga kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi tanpa gejolak berarti.

Posting Komentar