Danramil 1612/Lelea Hadiri Doa Bersama Tradisi Mapag Sri di Tamansari
Indramayu – Masyarakat Desa Tamansari, Kecamatan Lelea, Kabupaten Indramayu menggelar kegiatan doa bersama dalam rangka tradisi adat Mapag Sri pada Rabu (6/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Tamansari ini dimulai pukul 11.00 WIB hingga selesai dan berjalan dengan lancar serta penuh khidmat.
Tradisi Mapag Sri merupakan salah satu kearifan lokal masyarakat petani sebagai bentuk rasa syukur sekaligus menyambut panen padi perdana. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi warga untuk mempererat kebersamaan serta menjaga nilai-nilai budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah unsur pimpinan wilayah, di antaranya Camat Lelea Atang Setiadi, Danramil 1612/Lelea Kapten Inf Sudiyanto, Kapolsek Lelea AKP Heriyanto, Kuwu Desa Tamansari H. Casudi, serta Ketua BPD Edi Darwok. Turut hadir pula tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta perangkat desa setempat dengan jumlah peserta sekitar 50 orang.
Kehadiran unsur TNI dan Polri dalam kegiatan ini menunjukkan dukungan terhadap pelestarian tradisi budaya masyarakat sekaligus memastikan kegiatan berlangsung dengan aman dan tertib.
Danramil 1612/Lelea, Kapten Inf Sudiyanto, menyampaikan bahwa pihaknya sangat mendukung kegiatan tradisi adat seperti Mapag Sri yang dilaksanakan oleh masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan menjaga kearifan lokal.
“Kami dari Koramil 1612/Lelea sangat mengapresiasi kegiatan ini. Tradisi Mapag Sri merupakan warisan budaya yang harus terus dilestarikan. Selain itu, kegiatan seperti ini juga memperkuat sinergi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran TNI dalam kegiatan masyarakat merupakan bentuk komitmen untuk selalu mendukung serta menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah binaan.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan kondusif. Kami akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman dan mendukung kegiatan positif seperti ini,” tambahnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif. Warga mengikuti rangkaian acara dengan penuh kekhidmatan hingga kegiatan selesai.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan tradisi Mapag Sri dapat terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Indramayu serta menjadi sarana memperkuat kebersamaan antarwarga.
