HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Kapten Inf Asep Mulyana Kawal Tanam Perdana PM-AAS, Indramayu Siap Masuk Era Pertanian Modern


Pemerintah Kabupaten Indramayu resmi memulai musim tanam gadu 2026 melalui kegiatan tanam perdana di lahan Pertanian Modern Advanced Agricultural System (PM-AAS) yang berlokasi di Desa Plosokerep Blok Suketbaju, Kecamatan Terisi, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian Provinsi Jawa Barat itu menjadi langkah strategis dalam mendorong modernisasi sektor pertanian di Indramayu sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional.

Bupati Indramayu, Lucky Hakim, hadir langsung memimpin kegiatan tanam perdana tersebut. Ia didampingi unsur Forkopimda, pejabat kementerian, serta jajaran instansi pertanian pusat dan daerah.

Turut hadir dalam kegiatan itu Danramil Koramil 1613/Terisi Kapten Inf Asep Mulyana mewakili Dandim 0616/Indramayu, serta Kapolsek Terisi AKP Ian Hernawan mewakili Kapolres Indramayu.

Selain itu hadir pula Dirjen TP Dr. Yudi Sastro, Direktur Serealia Gunawan, Regional CEO 2 PT Pupuk Indonesia Muhammad Ihwan F, Plt Kepala DKPP Kabupaten Indramayu H. Sugeng Heryanto, hingga sejumlah pejabat Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian dan akademisi pertanian.

Kegiatan dimulai sekitar pukul 09.40 WIB saat Bupati Lucky Hakim tiba di lokasi dan disambut Forkopimcam Terisi serta jajaran pejabat pertanian.

Selanjutnya, pada pukul 10.00 WIB dilakukan prosesi tanam perdana menggunakan alat tanam tebar benih roda sebagai simbol dimulainya musim tanam gadu berbasis pertanian modern di wilayah tersebut.

Teknologi modern yang diterapkan dalam sistem PM-AAS diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian, efisiensi kerja petani, serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

Usai tanam perdana, kegiatan dilanjutkan dengan acara seremonial yang meliputi pembukaan, doa bersama, penyerahan bantuan benih padi kepada petani, sambutan para pejabat, hingga penutupan kegiatan.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lucky Hakim menegaskan pentingnya transformasi sektor pertanian melalui penerapan teknologi modern agar pertanian Indramayu mampu bersaing dan tetap menjadi penopang ketahanan pangan nasional.

Modernisasi pertanian dinilai menjadi kebutuhan penting di tengah tantangan perubahan iklim, keterbatasan tenaga kerja pertanian, serta tuntutan peningkatan hasil produksi pangan.

Program PM-AAS sendiri menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memperkenalkan sistem pertanian berbasis teknologi modern kepada petani agar proses budidaya lebih efektif dan efisien.

Kegiatan tanam perdana berakhir sekitar pukul 10.55 WIB dan berlangsung aman serta lancar. Pemerintah berharap penerapan sistem pertanian modern tersebut dapat menjadi contoh bagi wilayah lain di Kabupaten Indramayu dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian.

Posting Komentar