Babinsa Ujungjaya Anggota Koramil Tukdana Hadiri Pembinaan dan Penandatanganan Fakta Integritas Siswa SMP Nurul Halim
INDRAMAYU – Upaya pencegahan kenakalan remaja terus dilakukan berbagai pihak melalui pembinaan kepada para pelajar. Salah satunya dilaksanakan di SMP Nurul Halim, Desa Ujungjaya, Kecamatan Widasari, Kabupaten Indramayu, Kamis (7/5/2026), melalui kegiatan pembinaan dan penandatanganan fakta integritas bagi siswa kelas IX.
Kegiatan tersebut digelar sebagai langkah antisipasi terhadap berbagai bentuk kenakalan remaja yang saat ini menjadi perhatian bersama, seperti tawuran pelajar, geng motor, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, hingga perilaku negatif lainnya yang dapat merugikan masa depan generasi muda.
Acara yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB itu diikuti seluruh siswa kelas IX SMP Nurul Halim dengan penuh antusias. Selain mendapatkan pembinaan, para siswa juga melakukan penandatanganan fakta integritas sebagai bentuk komitmen untuk menjaga perilaku dan menaati aturan sekolah maupun norma hukum yang berlaku.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah unsur pemerintahan, aparat keamanan, pihak sekolah, dan tokoh masyarakat. Hadir dalam kesempatan itu Camat Widasari H.M. Hidayat, AP., M.AP., Babinsa Desa Ujungjaya Pelda Sarjaya, Bhabinkamtibmas Polsek Widasari Aiptu Agung, Ketua Yayasan Nurul Halim Syafii, S.Ag., Kepala SMP Nurul Halim Agus Salim, S.Pd., Kuwu Desa Ujungjaya Cecep, serta para guru dan siswa.
Dalam arahannya, Camat Widasari H.M. Hidayat menyampaikan pentingnya menjaga disiplin, akhlak, dan pergaulan yang sehat di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Ia mengingatkan para siswa agar tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan negatif yang dapat merusak masa depan.
Menurutnya, masa pelajar merupakan periode penting untuk membangun karakter, meningkatkan prestasi, dan mempersiapkan diri menuju jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
“Anak-anak harus fokus belajar dan menjaga nama baik sekolah maupun keluarga. Jangan sampai terjerumus dalam tawuran, geng motor, atau penyalahgunaan obat-obatan yang bisa merugikan diri sendiri,” ujarnya.
Sementara itu, Babinsa Desa Ujungjaya Pelda Sarjaya mengatakan pembinaan tersebut merupakan bentuk kepedulian bersama dalam menjaga generasi muda agar tetap berada di jalur yang positif.
Ia menegaskan, keterlibatan berbagai unsur dalam kegiatan itu menunjukkan komitmen bersama antara pemerintah, aparat keamanan, sekolah, dan masyarakat dalam membina pelajar agar terhindar dari pengaruh negatif.
“Melalui kegiatan ini diharapkan para siswa memiliki kesadaran untuk menjaga sikap, disiplin, dan menjauhi tindakan yang melanggar hukum maupun norma sosial,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai dampak buruk kenakalan remaja terhadap masa depan. Mereka diingatkan agar lebih bijak dalam memilih pergaulan dan memanfaatkan media sosial secara positif.
Selain pembinaan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan fakta integritas oleh siswa kelas IX sebagai simbol komitmen untuk tidak terlibat dalam tindakan negatif, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
Kepala SMP Nurul Halim Agus Salim, S.Pd., mengapresiasi dukungan semua pihak yang telah hadir dan memberikan motivasi kepada para siswa. Menurutnya, pembinaan karakter sangat penting dilakukan secara berkelanjutan demi menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan kesadaran kepada siswa agar lebih disiplin, bertanggung jawab, dan fokus meraih cita-cita,” ungkapnya.
Para siswa tampak mengikuti kegiatan dengan serius dan tertib. Mereka juga menyatakan kesiapan untuk menjaga nama baik sekolah dan menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja.
Kegiatan pembinaan dan penandatanganan fakta integritas tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai. Dengan adanya kegiatan itu, diharapkan para pelajar semakin memahami pentingnya menjaga perilaku positif serta mampu menjadi generasi muda yang berprestasi, berakhlak, dan bertanggung jawab.
