HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Koramil Sliyeg Turunkan Personel ke SMK Taruna, Pelajar Dibekali Wawasan Kebangsaan dan Bahaya Narkoba


Personel Koramil 1607/Sliyeg menggelar kegiatan wawasan kebangsaan (wasbang) bagi siswa-siswi SMK Taruna di Desa Tambi, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB tersebut diikuti sekitar 100 pelajar dan bertujuan membentuk karakter generasi muda yang disiplin, cinta tanah air, serta mampu menjauhi pengaruh negatif di lingkungan pergaulan.

Danramil 1607/Sliyeg diwakili oleh Peltu Suwarno dan Serma Sarwika yang memberikan materi wawasan kebangsaan kepada para siswa.

Turut hadir dalam kegiatan itu Pendiri SMK Taruna Haryono Suhendro, S.T., M.A., M.Pd., Kepala Sekolah SMK Taruna Sugiyarto, S.E., S.Pd., jajaran guru, serta seluruh siswa peserta kegiatan.

Dalam penyampaiannya, personel Koramil memberikan berbagai materi penting kepada pelajar, mulai dari sejarah perjuangan Negara Kesatuan Republik Indonesia hingga tantangan sosial yang dihadapi generasi muda saat ini.

Selain menanamkan semangat nasionalisme, para siswa juga diberikan edukasi terkait maraknya tawuran antar pelajar, bahaya penyalahgunaan narkoba, serta fenomena geng motor yang dinilai dapat merusak masa depan generasi muda.

Materi lain yang disampaikan meliputi bahaya pergaulan bebas, pentingnya bijak menggunakan media sosial, hingga pemahaman tentang ancaman paham komunisme.

Tidak hanya itu, para siswa juga diingatkan mengenai pentingnya peran pelajar dalam menjaga nama baik sekolah serta menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan kondusif.

Peltu Suwarno mengatakan kegiatan wawasan kebangsaan tersebut menjadi bagian dari pembinaan generasi muda agar memiliki karakter kuat dan mampu menghadapi pengaruh negatif perkembangan zaman.

“Pelajar harus menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab, dan mampu menjaga diri dari pengaruh negatif seperti narkoba, tawuran, maupun penyalahgunaan media sosial,” ujarnya.

Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan hingga selesai. Diskusi interaktif juga berlangsung saat pemateri mengajak siswa menyampaikan pandangan terkait kondisi pergaulan remaja saat ini.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dan berlangsung dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Posting Komentar