Ribuan Kilogram Bantuan Pangan Disalurkan, Koramil 1612/Lelea Kawal Ketat Distribusi BPNT di Tunggulpayung
INDRAMAYU — Upaya menjaga ketahanan pangan masyarakat terus dilakukan di berbagai wilayah Kabupaten Indramayu. Kali ini, Koramil 1612/Lelea turun langsung mengawal proses penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada ratusan warga Desa Tunggulpayung, Kecamatan Lelea, Jumat (22/5/2026).
Kegiatan penyaluran bantuan yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB itu dipusatkan di Kantor Desa Tunggulpayung dan mendapat pengawalan langsung dari Babinsa Desa Tunggulpayung, Serma Sumadi. Kehadiran aparat TNI di tengah proses distribusi bantuan menjadi bentuk komitmen Koramil 1612/Lelea dalam memastikan bantuan pemerintah tersalurkan tepat sasaran, aman, dan tertib.
Dalam program BPNT tersebut, masyarakat penerima manfaat memperoleh bantuan berupa beras sebanyak 20 kilogram serta minyak goreng 4 liter untuk alokasi bulan Februari dan Maret 2026. Total penerima bantuan mencapai 953 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Desa Tunggulpayung.
Sejak pagi hari, ratusan warga tampak memadati area kantor desa untuk menerima bantuan kebutuhan pokok tersebut. Meski jumlah penerima cukup banyak, proses distribusi berlangsung tertib berkat sinergi antara aparat desa, TNI, kepolisian, serta pendamping sosial yang hadir di lokasi kegiatan.
Babinsa Desa Tunggulpayung Serma Sumadi mengatakan, pendampingan yang dilakukan Koramil 1612/Lelea bertujuan memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan lancar. Selain itu, kehadiran Babinsa juga menjadi bagian dari pengawasan agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang berhak.
“Kami hadir untuk membantu pengamanan sekaligus memastikan proses penyaluran bantuan berjalan tertib dan kondusif. Harapannya, bantuan ini dapat meringankan kebutuhan masyarakat,” ujarnya di sela kegiatan.
Program BPNT sendiri menjadi salah satu langkah pemerintah dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan pokok, terutama di tengah kondisi ekonomi yang masih membutuhkan perhatian bersama. Bantuan beras dan minyak goreng dinilai sangat membantu warga dalam menjaga kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
Kuwu Desa Tunggulpayung, Iis Sugiyanto, mengapresiasi keterlibatan seluruh unsur yang ikut mendukung kelancaran penyaluran bantuan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, TNI, Polri, dan pendamping sosial menjadi faktor penting sehingga kegiatan dapat berjalan aman tanpa kendala berarti.
“Kami berterima kasih kepada semua pihak, khususnya Koramil 1612/Lelea dan Bhabinkamtibmas yang terus mendampingi kegiatan masyarakat. Dengan adanya pengawasan bersama, penyaluran bantuan menjadi lebih tertib dan masyarakat merasa nyaman,” katanya.
Selain Babinsa Serma Sumadi, kegiatan tersebut juga dihadiri Bhabinkamtibmas Desa Tunggulpayung Aipda Arif, Pendamping PKH Kecamatan Lelea Hasan, serta perangkat desa dan pamong setempat. Kehadiran berbagai unsur itu memperlihatkan kuatnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program sosial pemerintah.
Warga penerima manfaat mengaku bersyukur atas bantuan yang diterima. Mereka menilai bantuan pangan tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan pokok keluarga, terutama di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga.
Suasana penuh kebersamaan terlihat selama kegiatan berlangsung. Para penerima bantuan mengikuti proses antrean dengan tertib sambil tetap menjaga ketentuan yang telah diatur oleh panitia pelaksana. Aparat gabungan juga terus memberikan imbauan agar masyarakat tetap menjaga ketertiban selama proses pembagian berlangsung.
Hingga kegiatan selesai, situasi di lokasi tetap aman dan kondusif. Seluruh bantuan berhasil disalurkan kepada masyarakat penerima manfaat sesuai data yang telah ditetapkan pemerintah.
Kegiatan pendampingan yang dilakukan Koramil 1612/Lelea tersebut menjadi bukti nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga dalam mendukung program kemanusiaan dan kesejahteraan rakyat. Dengan pengawalan yang maksimal, penyaluran bantuan diharapkan semakin tepat sasaran dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
