HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Babinsa Serma Sanudin Awasi Distribusi 5,5 Ton Benih INBRIDA untuk Gapoktan Bina Karya Tani di Desa Amis


INDRAMAYU – Dalam rangka mendukung kelancaran Musim Tanam II Tahun 2026 dan memastikan ketersediaan sarana produksi pertanian yang berkualitas, Babinsa Desa Amis, Kecamatan Cikedung, Kabupaten Indramayu, Serma Sanudin, melaksanakan kegiatan pendampingan dan monitoring pendistribusian benih padi varietas unggul. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (24/6/2026), dimulai pukul 10.00 WIB hingga selesai ini, bertempat di Gudang Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bina Karya Tani, Desa Amis.

Fokus utama dari kegiatan ini adalah pengawasan terhadap penyaluran benih padi jenis "INBRIDA" sebanyak 5,5 ton yang diperuntukkan bagi seluruh anggota kelompok tani di bawah naungan Gapoktan Bina Karya Tani. Kehadiran Babinsa di lokasi distribusi bertujuan untuk menjamin bahwa proses penyaluran berjalan secara transparan, adil, dan sesuai dengan kuota yang telah ditetapkan, sehingga tidak terjadi penyelewengan atau ketidakmerataan dalam penerimaan bantuan pemerintah.

Kegiatan monitoring ini dihadiri oleh beberapa pihak kunci, antara lain Bapak Yani selaku Ketua Gapoktan Bina Karya Tani beserta seluruh ketua kelompok tani (Poktan) anggota, Serma Sanudin sebagai Babinsa Desa Amis, serta Bapak Riyan selaku Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Amis. Kolaborasi antara aparat kewilayahan, pengurus gapoktan, dan penyuluh teknis ini menciptakan sistem pengawasan yang efektif dan akuntabel.

Serma Sanudin dalam keterangannya menekankan pentingnya ketertiban administrasi selama proses pengambilan benih. "Kami memastikan setiap kilogram benih INBRIDA ini sampai ke tangan petani yang berhak. Varietas ini dipilih karena memiliki potensi hasil tinggi dan tahan terhadap beberapa hama penyakit, sehingga diharapkan dapat meningkatkan produktivitas panen nanti," ujarnya.

Para ketua kelompok tani yang hadir menyambut baik kehadiran Babinsa dan PPL. Mereka merasa lebih tenang karena adanya pengawasan langsung dari aparat, yang meminimalisir potensi konflik internal terkait pembagian jatah benih. Proses distribusi berjalan tertib, di mana para petani mengambil benih sesuai dengan luas lahan garapan masing-masing setelah melalui verifikasi data.

Selama seluruh rangkaian kegiatan pendampingan dan monitoring berlangsung, situasi di Gudang Gapoktan Bina Karya Tani terpantau aman, tertib, dan lancar. Tidak ada keluhan atau insiden yang dilaporkan dari para petani. Dengan tersalurkannya 5,5 ton benih INBRIDA ini, para petani Desa Amis kini semakin siap untuk memasuki masa tanam dengan modal produksi yang memadai.

Melalui aksi nyata seperti ini, Koramil 1613/Terisi berkomitmen untuk terus mendampingi petani mulai dari tahap persiapan hingga panen. Peran Babinsa sebagai mitra kerja pemerintah desa dan pengayom masyarakat menjadi kunci dalam memastikan program ketahanan pangan nasional berjalan optimal di tingkat desa. Diharapkan, dengan penggunaan benih berkualitas dan pendampingan yang intensif, hasil panen padi di Desa Amis pada musim tanam ini dapat mencapai target yang diinginkan demi kesejahteraan bersama.
Posting Komentar